Erick Thohir: Kita Harus Pastikan Talent Siap Hadapi Era Industri 4.0

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi Telkomsel yang telah membangun platform upskilling dan reskilling.

oleh Arief Rahman Hakim diperbarui 22 Nov 2021, 11:22 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dalam Sinergi untuk Negeri yang digelar Telkomsel, Senin (22/11/2021).

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan industri digital di Indonesia membawa beragam dampak bagi ekosistem digital tanah air. Salah satu yang jadi tantangan terkait lapangan kerja yang hadir di era saat ini.

Transformasi digital yang terjadi dipandang Menteri BUMN Erick Thohir sebagai salah satu peluang besar sekaligus tantangan.

"Kita harus pastikan bahwa talent kita siap untk mengisi lapagan kerja di era industri 4.0, dibutuhkan up-skilling dan re-skilling yang masif untuk mengisi sekitar 17 juta techtalent di tahun 2030," katanya dalam Sinergi untuk Negeri yang digelar Telkomsel, Senin (22/11/2021).

Pada bagian ini, Erick Thohir mengapresiasi Telkomsel yang telah membangun platform upskilling dan reskilling.

Ia memandang, pandemi Covid-19 jadi momenrum percepatan transformasi digital di berbagai bidang. Pada era saat ini, digitalisasi megang peran penting baik dalam kehidupan masyarakat maupun sektor industri.

"Karena itu, transformasi digital di lingkungan BUMN saat ini adalah sebuah keharusan, saya ingin memastikan pasar indonesia yang begitu besar harus digunakan untuk pertumbuhan bangsa kita sendiri," katanya.

"Termasuk sektor teknologi dan digital, kita harus jadi tuan rumah di negara sendiri," imbuhnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Berpihak Pada Startup dan UMKM

Pemilik showroom dan bengkel Gitar "music666", Ridwan dan Rudi mendemonstrasikan gitar yang akan dijual secara daring di Ciledug, Tangerang, Rabu (22/7/2020). Pemerintah menargetkan 10 juta usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada tahun ini terhubung dengan platform digital (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lebih lanjut, Menteri Erick memaparkan sejumlaj upaya yang telah dan akan dilakukan perusahaan pelat merah. Upaya ini sebagai dukungan kepada startup lokal dan UMKM.

"Selain itu Telkomsel juga harus jadi enabler bagi startup dan kreator lokal indoneisa. Kita harus pastika UMKM masuk dan tumbuh di platofrm digital," ujarnya.

Misalnya, Telkomsel telah meluncurkan platform 99 Usahaku yang tidak hanya membantu UMKM yang masuk ke digital, tapi juga masuk ke aspek operasional. Seperti digital marketing, inventory, keuangan dan logistik.

"Kita juga akan hadirkan Merah Putih Fund untuk memastikan keberpihakan BUMN kepada startup lokal. Jangan sampai startup lokal kita dimiliki asing, kita harus berjuang dan memiliki mimpi bahwa indonesia akan memiliki kedaulatan secara teknologi dan digital tentu selain Telkom dan Telkomsel," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya