Pesepak Bola Muslim Dapat Petuah Ulama Inggris soal Puasa Ramadan

Puasa menjadi kewajiban bagi muslim termasuk untuk pesepak bola.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 09 Juni 2018, 23:00 WIB
Kompetisi sepak bola benua eropa adalah yang terbaik di dunia. Pemain binatng kelas satu tampil mementaskan kemampuan yang dimiliki. Tak sedikit diantaranya sebagai muslim yang sukses berkarier di benua biru tersebut. (Kolase foto AFP)

Liputan6.com, Jakarta Seorang ulama Inggris yang berbasis di London, Ajmal Masroor memberikan nasehat untuk pesepak bola Muslin menjalani ibadah puasa Ramadan di Eropa.

Masroor yang juga merupakan anggota Dewan Muslim Inggris itu menegaskan kepada pemain bola Muslim di Eropa, puasa Ramadan merupakan kewajiban. Dia mengatakan, berpuasa tidak akan membahayakan kariernya.

"Dalam Ramadan, hanya ada pengecualian kepada Anda yang sakit atau bepergian. Anda dapat menggantinya di hari-hari tertentu," katanya, dikutip dari Goal.

"Jika seorang pemain sepak bola mengatakan kepada saya seperti ini: 'Saya tidak dapat memenuhi kewajiban profesional saya jika berpuasa.' Tentunya, saya tidak dapat menganggap ini sebagai alasan yang dapat diterima."

"Petugas pemadam kebakaran harus berpuasa, petugas polisi harus berpuasa, guru sekolah harus berpuasa di bulan Ramadan. Ini adalah bagian dari tantangan yang kami hadapi," ujar Masroor.

 

Tak Bisa Diganti

7. Sadio Mane - Satu dari anggota trio andalan Liverpool musim ini. Didatangkan dari Southampton, Mane tampil impresif sejak awal kedatangannya. (AFP/Charly Triballeau)

Masroor memastikan, puasa Ramadan tidak bakal menghancurkan karier pesepak bola. Dia menyebut, doa-doa orang berpuasa bakal didengar lebih cepat dari Allah.

"Jika seorang pemain bola menghasilkan 100 ribu pound sterling seminggu, tapi malah mengatakan bahwa puasa selama satu bulan akan membahayakan karirnya, itu tidak benar-benar valid," ucapnya.

"Satu bulan doa dan puasa yang dikalani penuh mungkin sangat bermanfaat bagi pemain itu. Saya pikir jika kita akan benar-benar multikultural maka klub dan pelatih harus beradaptasi dengan Ramadan untuk pemain Muslim mereka."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya