Uhamka Jakarta Gelar Pameran Lukisan 72 Tokoh Indonesia

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka mengadakan pameran lukisan 72 tokoh yang mewarnai perjalanan bangsa Indonesia.

oleh Mulyono Sri Hutomo diperbarui 14 Agu 2017, 09:00 WIB
Lukisan berjudul “Obrolan 7 Presiden”, di mana Presiden RI pertama hingga ketujuh terlibat obrolan dalam suasana santai menarik perhatian pengunjung pameran. Foto: Istimewa.

Liputan6.com, Jakarta - Memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 kemerdekaan Indonesia, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka mengadakan pameran lukisan 72 tokoh yang mewarnai perjalanan bangsa Indonesia. Pameran ini digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. 

Dalam pameran lukisan puluhan tokoh dan tujuh presiden Republik Indonesia itu, pelukis Sohieb Toyaroja asal Jawa Timur menampilkan sejumlah karakter tokoh pahlawan dan pergerakan seperti Agus Salim, Sultan Hasanuddin, Hos Cokroaminoto, Buya Hamka, dan Tan Malaka. Wajah tujuh presiden yang pernah memimpin negeri ini juga ditampilkan pelukis beraliran ekspresionisme ini.

“Kita kenang dan hargai tokoh-tokoh kita. Pahami dan teladani semangat perjuangan mereka, sehingga pemikiran dan darah yang dikorbankan untuk menggapai dan mengisi kemerdekaan tidak terserak sia-sia,” ujar Rektor Uhamka, Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd, melalui pers rilis yang diterima Liputan6.com.

Ia menambahkan, pameran lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” sebagai salah satu cara dalam mensyukuri kemerdekaan bangsa Indonesia. Lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” seluruhnya merupakan karya Sohieb Toyaroja.

Menariknya, setiap lukisan dilengkapi dengan kisah istimewa tokohnya, ditulis oleh Roso Daras, yang kemudian dikemas menjadi buku setebal 953 halaman yang diberi judul “Perjuangan Menjadi Indonesia Bukan Darah Sia-sia.” Dengan buku itu, lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” terasa semakin ‘hidup’ dan seolah siap hadir untuk berbagi pengalaman tentang Indonesia.

Salah satu yang menyita perhatian pengunjung adalah lukisan berjudul “Obrolan 7 Presiden”, di mana Presiden RI pertama hingga ketujuh terlibat obrolan dalam suasana santai. Lukisan yang disebut sebagai masterpiece pameran ini berukuran 260 cm X 460 cm.

“Ini luar biasa. Bagus sekali. Pelukis dan penulisnya telah bekerja dengan baik, dan Uhamka telah memelopori penggaungan rasa cinta serta bangga kepada para tokoh dan pahlawan dengan cara yang elegan. Tenang namun menggelorakan,” ungkap Bambang Sulistomo, putera Bung Tomo yang hadir dalam acara itu.

Ketua panitia pameran lukisan, Ali Akbar, berharap pada tahun berikutnya Sohieb Toyaroja dan Roso Daras dapat bersinergi lagi dalam karya lukis dan tulis dengan menampilkan 73 Tokoh Indonesia di luar 72 tokoh yang telah ditampilkan saat ini.

“Semoga berbagai kalangan dapat bersinergi untuk kepentingan bangsa. Saya ingin melihat jargon ‘negara harus hadir’ dapat dibuktikan oleh pemerintah untuk siapapun yang berpikir dan berkontribusi positif,” pungkasnya.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.
**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya