Lebih Sering Kentut Saat Menstruasi, Wajar?

Mudah kentut saat haid disebabkan oleh beberapa faktor.

oleh Umi Septia diperbarui 14 Jul 2017, 17:30 WIB
Berawal dari seorang kakak yang mengirim suara kentut sebagai bukti cinta untuk adiknya.

Liputan6.com, Jakarta Apakah kamu lebih sering kentut saat masa menstruasi? Jika begitu, tenang saja karena kamu tidak sendirian.

Dilansir dari laman Womens Health Mag, Jumat(14/7/2017), meskipun tidak semua wanita mengalami hal ini, lebih sering kentut saat haid merupakan hal yang umum.

"Hal ini disebabkan oleh dua hal, yaitu faktor hormon atau anatomis," kata Jennifer Ashton, M.D, ahli obstetri dan ginekologi.

Kentut yang disebabkan hormon

"Pada dasarnya ada dua tahap periode wanita," kata Susan Wysocki, praktisi kesehatan perawat wanita sekaligus presiden iWomansHealth.

Estrogen adalah hormon yang paling menonjol saat dimulainya siklus menstruasi hingga ovulasi. Setelah ovulasi, hormon yang menonjol adalah progesteron.

Kombinasi hormon antara estrogen dan progesteron selama menstruasi tidak hanya memengaruhi emosi, tapi juga berpengaruh pada sistem gastrointestinal.

"Saluran gastrointestinal memiliki reseptor untuk progesteron yang dapat menyebabkan relaksasi usus atau kejang usus," kata Ashton.

Di sisi lain, saat progesteron melemaskan otot-otot halus di usus bisa mengakibatkan sembelit.

Kondisi anatomis

Secara anatomi, jika letak rahim berada tepat di depan usus dan usus besar, beberapa orang memiliki pendapat bahwa ada kontak langsung dengan kontraksi uterus mikroskopis.

"Hal ini dapat memicu lebih banyak buang air besar dan juga kembung sehingga memicu kentut (saat menstruasi)," ujar Ashton.

 

 

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya