Pesawat United Airlines Turbulensi Parah, 10 Orang Cedera

United Airlines yang mengudara di antara Panama City dan Houston mengalami turbulensi pada Selasa 20 Juni 2017 waktu setempat.

oleh Tanti Yulianingsih diperbarui 21 Jun 2017, 16:00 WIB
Ilustrasi pesawat United Airlines yang mengalami turbulensi. (AP)

Liputan6.com, Austin - Penerbangan United Airlines yang tengah mengudara di antara Panama City dan Houston mengalami turbulensi pada Selasa 20 Juni 2017 waktu setempat. Pihak maskapai menyebut sedikitnya sembilan penumpang dan satu awak terluka.

"Paramedis sudah menemui para penumpang untuk memberikan perawatan medis, dan laporan awal menunjukkan bahwa sembilan penumpang dan satu awak dibawa ke rumah sakit untuk dievaluasi," kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan tentang penerbangan 1031 seperti dikutip dari Global.ca, Rabu (21/6/2017).

Sejauh ini belum ada laporan tentang kondisi korban cedera akibat turbulensi yang dibawa ke rumah sakit.

"United Flight 1031, sebuah Boeing 737, dilaporkan mengalami turbulensi parah di wilayah udara Meksiko, sekitar 80 mil (130 km) timur Cancun," kata juru bicara Federal Aviation Administration Lynn Lunsford dalam sebuah e-mail.

Dia mengatakan bahwa pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Bandara George Bush Intercontinental Houston pada pukul 02.30 malam.

Turbulensi sebelumnya dilaporkan melanda penerbangan China Eastern Airlines pada 18 Juni waktu setempat.

Dikutip dari BBC, Senin 19 Juni 2017, peristiwa tersebut terjadi saat pesawat dengan nomor penerbangan MU774, berangkat dari Paris menuju Kunming, Provinsi Yunnan, China.

Menurut kantor berita Xinhua, penumpang pesawat tersebut menderita patah tulang, luka tersayat di kulit kepala, dan cedera jaringan lunak.

"Saya berada dalam penerbangan, dan saya merasa tak bisa bertahan hidup," demikian laporan South China Morning Post, mengutip pengakuan seorang penumpang di situs Weibo.

"Banyak orang cedera, dan di antara mereka banyak yang tak menggunakan sabuk pengaman."

Xinhua mengatakan, dua guncangan keras dan sejumlah guncangan kecil terjadi sekitar 10 menit.

Menurut laporan, selama turbulensi berlangsung, beberapa kepala dan bahu penumpang terbentur bagasi kabin. Bahkan beberapa bagasi kabin rusak akibat guncangan dan sejumlah barang jatuh dan menghantam penumpang.

Dalam akun Weibo-nya, China Eastern Airlines mengatakan bahwa Airbus A330 yang lepas landas dari Bandara Charles de Gaulle di Paris itu mendarat dengan selamat di Kunming.

 

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya