Happy Little Soul, Buah dari Gaya Parenting Retno Hening

Bagi pengguna instagram, nama Retno Hening atau Kirana mungkin tidak asing

oleh Fitri Syarifah diperbarui 18 Jun 2017, 09:00 WIB
Retno Hening dan Kirana. Foto: Fitri Syarifah/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Bagi pengguna instagram, nama Retno Hening dan anaknya, Kirana mungkin tidak asing. Kumpulan video pendek dan foto-foto Kirana sejak bayi yang begitu lucu dan pintar telah banyak memancing fans dari seluruh Indonesia. Bahkan kini, followers Retno Hening mencapai 860 ribu lebih.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Retno yang tinggal di Muscat, Oman akhirnya bisa berbagi pengalaman mengasuh putrinya yang bernama lengkap Mayesa Hafsah Kirana, sesuai yang dia tumpahkan pada buku berjudul Happy Little Soul.

"Enggak menyangka juga karena waktu itu Mbak Rara (editor GagasMedia) menghubungi saya dan menawarkan saya untuk menulis dan berbagi cerita tentang cara mengasuh Kirana," kata Retno saat temu media di Fakultas Psikologi, Universitas Pancasila, Sabtu sore.

Berbekal pengalaman sebagai guru PAUD selama enam bulan di Fastrack Funschool, Yogyakarta, Retno mengatakan selalu berusaha menjadi role model yang baik bagi Kirana.

Dalam bukunya, dia menulis soal menjadi contoh yang baik untuk anak. "Sebelum mengajarkan kebaikan kepada anak-anak, kita harus menjadi baik dulu. Sebelum mengajarkan kesabaran kepada anak-anak, kita harus sabar dulu. Anak-anak lebih cepat meniru apa yang dia lihat daripada yang diajarkan."

Ada banyak hal yang Retno bagi dalam bukunya. Sebut saja tentang kosakata Kirana yang baik sehingga dia mampu bercerita dengan imajinasinya.

"Sejak Kirana lahir, suara apa pun yang dia buat, saya angggap sebagai sebuah komunikasi, entah itu tangisan atau hanya ocehan tak berarti," katanya.

Namun, kata Retno, ada kalanya Kirana tak selalu seperti yang dia perlihatkan dalam video. Sebagai anak usia tiga tahun, Kirana juga kerap rewel seperti halnya anak lain seusianya. Misalnya saja, dia selalu sulit tidur malam hari.

"Dia selalu susah tidur, menangis terus. Padahal misalnya besok saya ada acara dan sebagainya jadi harus bangun pagi. Tapi ya berdoa saja, saya usap punggungnya setiap malam sampai dia tidur," ujarnya.

Retno juga berbagi cerita tentang kondisi kulit Kirana yang sangat sensitif. Dia mengidap dermatitis atopi atau eksim, sehingga sering terjadi radang, gatal, memerah, kering, dan tidak halus. Tak jarang, kulitnya luka dan berdarah. Namun, Retno selalu mengatakan bahwa Kirana anak yang spesial.

"Eksim yang dimiliki Kirana membuatnya spesial. Banyak makanan yang tidak bisa dia makan, dan ada beberapa faktor pemicu alergi yang membuat kulitnya gatal dan merah. Maka itu, saya selalu berusaha beritahu dia pelan-pelan, setiap hari," ujarnya.

Eksim juga, kata Retno, yang memudahkan dia untuk beralasan bahwa anaknya tak seperti anak lain yang bisa makan segalanya. "Setiap anak punya kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan Kirana."

Dalam bukunya, Retno juga berbagi resep makanan favorit Kirana serta cara bermain kreatif sejak anaknya lahir hingga sekarang.

"Pada akhirnya, menjadi ibu adalah menjadi bahagia dengan problematika yang ada," pungkasnya.

 

 

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya