Warga Depok Temukan Proyektil di Rumah, Ada Penembak Misterius?

Polisi membawa proyektil tersebut ke Mabes Polri untuk uji balistik.

oleh Ady Anugrahadi diperbarui 31 Mei 2017, 19:26 WIB
Nia Kurnianingsih, terkejut saat melihat atap mobil Toyota Vios-nya terdapat lubang seperti bekas peluru pada Kamis 25 Mei lalu. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Depok - Sebuah proyektil peluru ditemukan di sebuah rumah di Jalan Batur Raya IV RT 006 RW 05, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Polisi masih menyelidiki kasus penembakan misterius itu.

Pemilik rumah, Nia Kurnianingsih, terkejut saat melihat ada lubang seperti bekas peluru di atap mobil Toyota Vios-nya pada Kamis 25 Mei lalu. Lubang yang sama juga ditemukan di atas langit-langit halaman rumahnya.

"Waktu itu saya mau ke acara keluarga sama suami. Ketika membuka sarung mobil melihat lubang tepat di atas sini," ucap dia, sambil menunjukkan bekas lubang, Depok, Jawa Barat, Rabu (31/5/2017).

Sang suami, Iswara lalu mencoba mencari tahu penyebab munculnya lubang tersebut. Ternyata saat membuka pagar rumah, suaminya menemukan proyektil peluru.

"Ada proyektil peluru di situ bentuknya kecil dan warnanya kuning," ujar dia.

Keesokan harinya, Nia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukmajaya.

Sebelum menemukan proyektil, Nia mengaku sempat mendengar suara letusan pada Selasa 22 Mei 2017, sekitar pukul 09.00 WIB. Namun ia tak menghiraukan bunyi tersebut.

"Ada bunyi ledakan. Eh, tahunya Kamis kejadiannya begini (mobil dan atap rumah bolong)," ujar dia.

Bukan Senjata Polri

Sementara, Kanit Reskrim Sukmajaya Ajun Komisaris Leman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kini pihaknya sedang menyelidiki kasus penembakan misterius itu.

"Kami sudah olah TKP dan memeriksa sebanyak empat saksi. Hasil penyelidikan sementara peluru bukanlah milik polisi. Kalau standar Polri kan Revolver, ini bentuk kuningan," ujar dia.

Guna menyelidiki lebih lanjut kasus penembakan misterius ini, polisi membawa proyektil ke Mabes Polri untuk uji balistik. "Kami belum bisa memastikan jenis senjatanya, makanya hari ini kami bawa ke Mabes Polri," ujar Leman.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya