Bukan Over Dosis, Marilyn Monroe Dibunuh karena UFO?

Aktor Burl Ives mengaku bahwa Monroe sebenarnya bukan mati karena kelebihan dosis obat, tapi karena tahu rahasia UFO.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 01 Jun 2017, 19:12 WIB
Marilyn Monroe dalam film "Gentlemen Prefer Blondes". (Sumber Wikimedia/20th Century Fox/ranah publik)

Liputan6.com, New York - Sebuah film dokumenter baru menyebutkan bahwa Marilyn Monroe dibunuh karena ia sedang akan membocorkan rahasia terkait keberadaan kehidupan di luar Bumi.

Film bertajuk "Unacknowledged" itu disutradarai oleh Michael Mazzola. Isinya mencakup sejumlah teori konspirasi.

Seperti dikutip dari Fox News pada Kamis (1/6/2017), salah satu teori konspirasi di dalamnya mencoba memberi penjelasan yang mungkin tentang alasan kematian Marilyn Monroe, yaitu bahwa ia mengetahui tentang UFO dan mengancam akan membeberkan dokumen rahasia.

Klip tayangan itu pertama kali mendapat perhatian dari situs web teknologi Gizmodo. Aktor Burl Ives mengaku bahwa Monroe sebenarnya bukan mati karena kelebihan dosis obat.

Dr. Steven Greer yang menjadi subyek dalam dokumenter itu terlihat memegang sesuatu yang disebut-sebut sebagai surat keterangan kematian setelah Monroe berbincang dengan wartawan Dorothy Kilgallen yang mendalami peristiwa Roswell.

Menurut ringkasan cerita yang tertulis dalam IMDB, situs web basis data dunia film, maka dokumenter "Unacknowledged" berkisar tentang Disclosure Project dan segala upaya demi memastikan kerahasiaan UFO.

Ilustrasi penculikan oleh UFO. (Sumber Flickr/Steve Jurvetson)

Penjelasan ringkasan cerita berbunyi, "Bukti terbaik tentang kontak ekstra-terestrial yang bertarikh hingga beberapa dekade sebelum ini dijabarkan melalui pernyataan langsung saksi, dokumen, dan rekaman UFO yang sangat rahasia."

"Sekitar 80 persen materi itu belum pernah diungkapkan di manapun."

"Penelitian di belakang layar dan rapat-rapat tingkat tinggi yang dipimpin oleh Dr. Steven Greer akan menguak operasi-operasi melawan hukum yang disamarkan yang menjadi inti kerahasiaan UFO."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya