Trik Mengakali Diri Sendiri untuk Menabung

Banyak orang yang bertanya-tanya, bagaimana sih cara menabung yang efektif?

oleh Nurmayanti diperbarui 15 Apr 2017, 06:48 WIB
Masih Sulit Menabung? Coba Jawab 4 Pertanyaan Ini

Liputan6.com, Jakarta Sejak kecil, kita telah diajarkan para guru dan orang tua kita untuk menabung. Tujuannya agar kebiasaan menabung ini terbawa hingga dewasa nanti.

Uang yang ditabung kemudian disimpan ke dalam celengan. Bentuk celengan sering dibuat lucu dan unik agar anak-anak semakin gemar menabung.

Namun seiring berjalannya waktu, banyak orang yang kini lebih memilih untuk menyimpan uang di bank. Alasannya karena lebih aman dan risiko kehilangan uang juga relatif kecil.

Banyak orang yang bertanya-tanya, bagaimana sih cara menabung yang efektif? Anda yang sudah berusaha untuk menabung namun selalu gagal mungkin sudah malas jika harus mencoba untuk kesekian kalinya.

Mengapa orang sulit menabung? Biaya kebutuhan hidup yang semakin tinggi adalah penyebab utama. Penyebab lainnya adalah karena Anda tidak bisa menahan diri untuk mengikuti kehidupan duniawi.

Hidup hemat adalah kunci utama jika memang ingin benar-benar menabung. Alasan gaji yang kecil dan biaya kebutuhan hidup yang tinggi memang menjadi alasan yang logis mengapa Anda sulit menabung.

Namun tak lantas kedua hal tersebut membuat kita tidak memiliki kesempatan sama sekali untuk menabung.

Pada dasarnya, menabung itu tidak bergantung pada besarnya pendapatan yang diterima dan yang dikeluarkan. Agar bisa menabung, Anda perlu melakukan hal-hal di bawah ini, seperti mengutip Cermati.com, Minggu (15/4/2017)

1. Menabung Saat Tanggal Gajian

Tanggal gajian adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh semua karyawan. Pasalnya, Anda akan menerima sejumlah uang sebagai hasil dari kerja keras yang dilakukan selama sebulan.

Setiap kali gaji sudah diterima, Anda bisa langsung menyisihkan berapa jumlah yang akan ditabung. Tujuannya agar gaji tersebut tidak habis digunakan.

Jangan pernah menunda waktu untuk pergi ke bank karena hal itu akan membuat gaji tersebut lama kelamaan hilang tanpa jejak.

Jika Anda adalah salah satu karyawan yang bekerja di kantor atau perusahaan, maka bisa langsung memanfaatkan sistem auto debet dari rekening.

Jadi setiap kali tanggal gajian, tidak perlu lagi pergi ke bank untuk menabung. Uang yang ada dalam rekening gaji sudah secara otomatis akan ditransfer ke rekening tabungan.

Untuk sistem pemotongannya, biasanya sudah ada kesepakatan antara Anda dan bank yang bersangkutan. Jumlah yang dipotong biasanya sesuai dengan jumlah yang diinginkan.

2. Membeli Aset Sebagai Investasi

 

Salah satu cara yang digunakan untuk mengakali diri sendiri untuk menabung adalah dengan membelanjakan uang Anda dengan membeli aset.

Aset yang dimaksudkan di sini tidak selalu harus berupa rumah, mobil, tanah, dan apartemen. Aset yang dimaksudkan bisa berupa obligasi, saham, reksadana, dan deposito.

Cara kerjanya: saat gaji sudah diterima, Anda perlu menyisihkan sebagian dari gaji tersebut untuk ditabung dan sebagian lagi untuk diinvestasikan. Investasi ini tidak selalu identik dengan orang kaya.

Anda yang berpenghasilan menengah juga bisa mencoba produk investasi. Pasalnya investasi sudah bisa dicoba hanya bermodalkan Rp 100 ribu. Murah, bukan?

Untuk menentukan jenis investasi apa yang tepat, Anda perlu berkonsultasi dengan pakar investasi dan mengetahui apa tujuan melakukan investasi. Pilihlah produk investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan ke depannya.

3. Melunasi Utang

Dalam hidup, kita tidak bisa terlepas dari utang. Apalagi sama yang namanya utang kartu kredit. Anda yang merasa memiliki banyak utang, sudah bisa untuk membuat daftar utang yang dimiliki. Lalu Anda bisa langsung memikirkan cara paling ampuh untuk melunasinya.

Agar utang yang dimiliki bisa cepat lunas, sebaiknya fokus untuk melakukan pembayaran pada utang yang jumlahnya besar dengan bunga yang paling tinggi.

Jika utang yang satu ini sudah lunas, Anda bisa lanjut memikirkan utang yang lainnya.

4. Mencatat Semua Pengeluaran

 

Anda termasuk orang yang konsumtif? Jika “iya”, Anda sudah bisa mengikis kebiasaan tersebut mulai dari sekarang agar bisa menabung untuk masa depan.

Tanpa disadari, perilaku konsumtif ini muncul karena Anda terlalu mengikuti gemerlapnya dunia.

Anda tidak bisa menahan nafsu untuk membelanjakan uang yang dimiliki. Alhasil uang jadi cepat habis dan Anda mulai menyadari bahwa apa yang dibeli bukanlah apa yang dibutuhkan saat ini.

Menghabiskan uang memang hal yang sangat menyenangkan. Namun kesenangan yang dirasakan sifatnya semu.

Agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari, Anda perlu menggunakan uang dengan sebaik mungkin dan mulailah untuk menabung.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya