Dokter di Australia Bunuh Istri demi Harta dan Kekasih Gelap

Christine tewas akibat overdosis insulin yang disuntikkan suaminya, Brian, pada 2010.

oleh Khairisa Ferida diperbarui 09 Des 2016, 11:15 WIB
(Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Sydney - Seorang dokter di Australia menyuntikkan insulin kepada istrinya hingga perempuan itu tewas. Perbuatan itu dilakukan Brian Crickitt (63) kepada Christine Crickitt (61) di rumah mereka di Sydney pada 2010.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (9/12/2016), Brian dinyatakan bersalah atas kematian istrinya. Ia disebut telah mencari tahu tentang overdosis insulin di dunia maya, tepatnya dua hari sebelum kasus pembunuhan tersebut.

Jaksa menjelaskan bahwa motif pembunuhan tersebut diwarnai dengan cinta terlarang. Brian ingin memiliki harta bersama dan mengklaim asuransi sang istri, kemudian melanjutkan hubungan dengan kekasih gelapnya.

Dalam keterangan di pengadilan juga terungkap bahwa Brian menyuntikkan Christine dengan insulin antara 31 Desember 2009 atau 1 Januari 2010.

Pria lanjut usia itu memperoleh insulin melalui resep yang ditulisnya untuk pasien diabetes sebelum tanggal 31 Desember. Setelah membunuh istrinya, ia menghabiskan sisa malam dengan pacar rahasianya, Linda Livermore.

"Ketidaksukaan meningkat terhadap korban, sementara pelaku semakin tergila-gila dengan Livermore. Ini menjadi motif pembunuhan," kata hakim Clifton Hoeben.

"Satu-satunya penjelasan yang rasional tentang pencarian di dunia maya yang berkaitan dengan kematian akibat insulin adalah pelaku berusaha menemukan informasi untuk melanjutkan rencananya menghabisi sang istri," ujarnya.

Brian kabarnya akan dijatuhi hukuman tahun depan.

Sementara itu, seperti dikutip dari The Guardian, Brian menolak dakwaan yang dituduhkan kepadanya. Namun ia mengaku bersama dengan selingkuhannya pada malam kejadian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya