Menhub Budi Karya Ingin Maumere Punya Komoditas Unggulan

Menhub Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Maumere, Nusa Tenggara Timur.

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 30 Okt 2016, 16:45 WIB
Budi Karya Sumadi menjadi Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini merupakan rangkaian dari kunjungan sebelumnya di Kupang dan Atambua.

Dalam kunjungan tersebut, Budi Karya meninjau Pelabuhan El Say. Dia mengatakan, dermaga Pelabuhan El say perlu diperpanjang hingga 100 meter. Hal ini perlu dilakukan mengingat pelabuhan tersebut pintu gerbang Pulau Flores.

"Ini ada satu pelabuhan, dan Maumere ini gerbang dari Pulau Flores. Di sini punya kedalaman yang baik. Kita akan bangun dermaga sepanjang 60 meter. Kemudian akan diteruskan menjadi 100 meter," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/10/2016).

Dia menambahkan, pelabuhan tersebut akan dikhususkan untuk pelabuhan bongkar muat barang. Berbeda dengan pelabuhan di Labuan Bajo yang diperuntukkan sebagai pelabuhan wisata.

Dia mengharapkan pemerintah daerah dapat mengembangkan komoditas lokal. Sehingga adanya tol laut, dapat membawa komoditas tersebut ke kota lainnya.

"Flores akan maju, Pemda bertekad memajukan itu. Keseriusan Pemda kita hargai. Yang paling penting, kalau ada tol laut, apa barang lokal yang bisa dibawa. Supaya tidak hanya barang datang ke sini tapi juga bisa bawa barang ke luar," ungkap dia.

Budi Karya meminta pemerintah daerah  mendata barang apa saja yang bisa menjadi komoditas unggulan. Dengan begitu, dia menuturkan Maumere dapat lebih dikenal.

"Kita ke Maumere. Kita lakukan observasi. Jadi Maumere jangan hanya terkenal goyangnya saja. (Ekonomi) makronya akan kita lihat. Kalau dia punya ikan atau jagung. Karena di NTT kan kering jadi harus punya produk tertentu," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya