Cek Daftar Lengkap Harga BBM pada Pertengahan September

Pertamina dan Shell Indonesia tidak mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) pada pertengahan September.

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 15 Sep 2016, 10:45 WIB
Ilustrasi Bahan Bakar Minyak Pertamina-Shell-Total (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan PT Shell Indonesia tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak(BBM) pada pertengahan September 2016. Namun PT Total Oil Indonesia memutuskan menaikkan harga.

Pantauan Liputan6.com, pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)  Pertamina,
34-12510‎ di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (15/9/2016), harga Pertamax untuk Jakarta di banderol Rp 7.350 per liter,‎ Pertamax Tubo yang menggantikan Pertamax Plus dibanderol Rp 8.700 per liter dan ‎Pertamina Dex Rp 8.100‎ per liter.‎  Harga tersebut tidak berubah dari pantauan harga pada 1 September 2016.

‎"Belum ada perubahan, harga masih tetap sama‎," kata seorang petugas  SPBU 34-12510‎, Yuli, saat berbincang dengan Lip‎utan6.com.

Hal yang sama dilakukan Shell, pantauan pada SPBU perusahaan minyak asal Belanda di Pejaten Jakarta, BBM jenis Super dibanderol Rp 7.800 per liter,‎ V - Power Rp 8.950 per liter dan Diesel Rp 8.450 per liter. Harga tersebut tidak berubah sejak pantauan harga yang dilakukan 1 September lalu.

‎Sedangkan Total, pada pertengahan September 2016 terpantau menaikkan harga. Saat ini BBM jenis Performance 92 Rp 7.600 per liter, sebelumnya  Rp 7.550 per liter‎. Performance 95 Rp 8.600 per liter, sebelumnya Rp 8.450 per liter dan Performance Diesel Rp 8.450 per liter, sebelumnya Rp 8.200 per liter.

Beriut Daftar Harga BBM Per 15 September 2016:

Pertamina:

Pertamax 92 Rp 7.350 per liter
Pertamax Turbo 98 Rp 8.700 per liter
Pertamina Dex Rp‎ 8.100 per liter

Shell:

Super Rp 7.800 per liter
V - Power Rp 8.950 per liter
Diesel Rp 8.450 per liter

Total

Performance 92 Rp 7.600 per liter
Performance 95 Rp 8.600 per liter
Performance Diesel Rp 8.450 per liter

(Pew/Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya