PPP Undang Jokowi Hadiri Muktamar Perdamaian

Presiden Jokowi diundang untuk membuka muktamar yang juga akan menjadi ajang islah dan mempersatukan PPP.

oleh Silvanus Alvin diperbarui 01 Apr 2016, 12:32 WIB
Ketua Fraksi PPP Munas Surabaya, Muhammad Romahurmuziy (kedua kiri) saat berbincang pada Mukernas ke-IV PPP di Jakarta, (24/2). Mukernas dihadiri oleh sejumlah elite parpol partai pendukung Presiden Jokowi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa petinggi Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) datang ke Istana. Mereka hendak menemui dan mengundang Presiden Jokowi untuk datang ke acara yang akan digelar partai berlambang Kabah itu.

"Kami ingin melaporkan kepada beliau tentang adanya agenda PPP yang Insya Allah kalau tidak ada aral melintang, tanggal 8 sampai 10 April 2016 ini," kata Wakil Ketua Umum PPP Muktamar Bandung Emron Pangkapi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

PPP akan menyelenggarakan muktamar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Acara itu juga akan menjadi ajang islah dan mempersatukan PPP.


Emron mengatakan, kehadiran para petinggi PPP minus Djan Faridz, bertujuan untuk mengundang Jokowi hadir dan membuka muktamar.

"Kami datang untuk mengundang Bapak Presiden sekiranya berkenan hadir membuka muktamar sekaligus memberikan arahan kepada Kader PPP, yang Insya Allah diikuti 1.641 muktamirin," tutur Emron.

Dalam pertemuan, tampak Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya, M Romahurmuziy. Mereka tiba di Istana sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung masuk ke dalam menemui Jokowi.‎

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya