Artis Tanah Air Sampaikan Doa untuk Tragedi Bom Sarinah

Ledakan bom yang mengancam Jakarta mengundang keprihatinan sejumlah selebriti Tanah Air.

oleh Eka Laili Rosidha diperbarui 14 Jan 2016, 16:00 WIB
Ashanty bahagia dikaruniai anak kedua berjenis kelamin laki-laki.

Liputan6.com, Jakarta - Jakarta siaga 1 pasca-ledakan bom yang terjadi di sekitar kawasan gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) pukul 10.50 tadi. Kejadian mencekam ini langsung mengundang simpati dari para masyarakat luas, termasuk artis Tanah Air.

 

Ashanty (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Sejumlah selebriti ramai-ramai menyampaikan doa dan ucapan duka atas tragedi yang melanda Ibu Kota melalui akun media sosial masing-masing. Salah satunya Ashanty yang mengimbau agar masyarakat waspada dengan ledakan susulan.

"kl bisa jangan keluar kemana2 duluuu masih banyak ledakan susulan, ya Allah selamatkan kami dan bangsa kamiiiii," tulisnya di instagram.

Tak hanya Ashanty, Sandra Dewi, Andien, dan Kartika Putri juga turut menyampaikan doa untuk keselamatan dan keamanan Tanah Air lewat akun Instagram pribadi mereka.

 

Andien [Foto: Herman Zakaria/Liputan6.com]

"Yah Tuhan.. Lindungilah dunia dan negara kami Indonesia.. Lindungilah saudara dan sesama kami.. Lindungilah kami dari yang jahat.. kangen indonesia yang aman dari segala teror," tulis Sandra Dewi.

"Innalillahi Wainna Ilaihi Raaji'uun.. Yaa Allah, beri keselamatan pada saudara-saudara kami #prayforjakarta," ungkap pelantun Teristimewa, Andien.

"YA ALLAH LINDUNGILAH KAMI. JAKARTA IBUKOTA TERCINTA. SEMOGA SEGERA AMAN DAN TIDAK ADALAGI KORBAN BERJATUHAN!!," tambah Kartika Putri.

 

Christina Colondam sampaikan belasungkawa atas tragedi ledakan bom di Sarinah, Kamis (14/1/2016) [foto: instagram/christicolondam]

Bukan hanya ucapan, para selebriti juga kompak mengunggah foto bertuliskan tagar #Prayforjakarta dengan latar belakang hitam seperti yang diposting oleh Omesh dan Christina Colondam.

"Apapun itu, tak ada tempat untuk teroris! #prayforjakarta," tulis Omesh.

Ledakan yang terjadi 6 kali berturut-turut itu diduga dilakukan oleh sekelompok teroris. Kabarnya 3 orang tewas dalam insiden berdarah tersebut. (Eka/Des)*

X

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya