Cerita Agung Laksono Ditelepon Setya Novanto Sebelum Mundur

Setya Novanto menghubungi Agung Laksono 2 kali. Terakhir Kamis pagi tadi.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 17 Des 2015, 15:07 WIB
Ketua Umum Golkar Munas Ancol Agung Laksono memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (17/12/2015). (Liputan6com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Sebelum memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR, Setya Novanto rupanya sempat menghubungi Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono.

Agung mengatakan, Setnov sempat menghubunginya melalui telepon. Hal ini diungkapkan Agung di kediamannya di kawasan Cipinang Cimpedak, Jakarta Timur.

"Kemarin Pak Setya Novanto sempat telepon saya sore. Hanya saja, belum sempat saya jawab," ungkap Agung di Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Agung memang mengetahui ada telepon dari Setnov sore itu. Tapi karena kesibukannya, telepon itu tidak sempat dijawab.

Setnov akhirnya kembali menghubungi Agung pada Kamis pagi tadi. Tak banyak yang disampaikan pada komunikasi singkat antara mantan Ketua DPR itu.

"Pak Setya Novanto bilang, saat itu dia ingin berkonsultasi bagaimana baiknya sikap yang harus diambil. Tapi, kita ketahui dia tetap mundur dan kami hormati keputusan itu," ujar Agung.

Setya Novanto resmi mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR, Rabu 16 Desember kemarin. Surat pengunduran diri Novanto disampaikan melalui surat yang dikirimkan ke MKD. Surat itu lalu dibacakan di sidang MKD.

"Dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua DPR RI periode 2014-2019," ujar anggota MKD Sufmi Daco membacakan surat Setya Novanto di ruang sidang MKD, DPR, Rabu 16 Desember 2015. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Novanto di atas materai.‎

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya