Liputan6.com, Jakarta - Kendati internet bukan lagi hal yang asing, bukan berarti para netizen bisa lengah begitu saja. Pasalnya, keamanan online adalah salah satu hal utama yang harus diperhatikan ketika menjelajahi dunia maya.
Manager Product Security Facebook, Melissa Luu-Van, mengatakan bahwa setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan netizen ketika menggunakan sebuah layanan internet baru. Hal itu termasuk password hingga membuat "warisan online".
"Praktik keamanan yang bagus merupakan hal yang penting untuk semua akun dan layanan yang Anda gunakan," tutur Luu-Van.
Nah, sebagai pakar keamanan, ia pun menjabarkan lima hal yang harus diketahui netizen agar tetap aman dan nyaman saat berada di dunia maya, seperti dilansir Business Insider berikut ini.
Advertisement
1. Pakai password yang bagus
Netizen harus sadar bahwa para penjahat cyber selalu mencari peluang untuk mendapatkan korban, termasuk berusaha password mereka. Karena itu, Luu-Van menyarankan agar tidak menggunakan satu password yang sama untuk berbagai layanan online yang digunakan.
Meskipun mengingat berbagai password cukup merumitkan, memiliki satu password untuk berbagai akun sangat mungkin merugikan Anda. Luu-Van pun merekomendasikan penggunaan password yang cukup panjang, serta yang tidak dapat ditebak oleh orang. Pastikan Anda tidak menggunakan kata "password" sebagai password.
2. Pakai perlindungan ekstra
"Anda harus selalu menggunakan ekstra layer untuk melindungi akun Anda," kata Luu-Van. Pernyataannya ini mengacu pada penggunaan verifikasi dua langkah (two-step verification).
Verifikasi dua langkah adalah sebuah cara bagi website untuk monginfirmasi bahwa Anda adalah pemilik akun yang asli ketika melakukan login. Biasanya, website akan mengirim sebuah kode melalui pesan teks kepada Anda.
3. Perhatikan apa yang "diminta" oleh aplikasi
Anda mungkin sudah tak asing dengan pemberitahuan yang muncul setelah mengunduh aplikasi baru. Pemberitahuan tersebut, biasanya meminta izin untuk mengakses sejumlah informasi yang ada di dalam ponsel Anda.
Karena itu, Anda harus rajin memeriksa informasi apa saja yang dapat diakses oleh aplikasi yang diunduh. "Kami berharap orang-orang akan lebih terbiasa untuk meninjau informasi yang mereka bagi dengan aplikasi-aplikasi," ungkap Luu-Van.
4. Buat kontak cadangan
Lupa password merupakan hal yang sering terjadi. Agar bisa mengakses kembali akun Anda, tidak ada salahnya membuat kontak cadangan ketika mendaftar pada sebuah layanan online.
Kontak cadangan di sini maksudnya adalah menggunakan email cadangan atau nomor ponsel, sehingga Anda bisa mendapatkan kode khusus untuk membuka kembali akun yang terkunci. Kontak-kontak cadangan itu tidak menyimpan password, melainkan hanya kode untuk membantu me-reset password.
5. Membuat "warisan online"
Tips terakhir ini memang cukup aneh, tapi bukan berarti tidak penting. Anda harus memastikan memiliki orang terpercaya untuk menjaga akun-akun digital, sebagai bentuk antisipasi jika sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Hal ini super penting untuk dipertimbangkan, meski ini bukan sesuatu yang Anda pikirkan. Anda perlu menyiapkan cara bagi seseorang untuk mengurus berbagai hal jika sesuatu terjadi pada Anda," kata Luu-Van. Facebook sendiri memiliki fitur bernama "Legacy Contact", yang memungkinan orang-orang terpercaya bisa mengurus akun Anda setelah meninggal.
(din/dhi)