Ojek Syar`i, Layanan Ojek Online Khusus Wanita

Layanan ojek bernuansa Islami kini hadir untuk menawarkan layanan ojek alternatif untuk para wanita.

oleh Agustinus Mario Damar diperbarui 19 Agu 2015, 10:59 WIB
Layanan ojek bernuansa Islami kini hadir untuk menawarkan layanan ojek alternatif untuk para wanita.

Liputan6.com, Jakarta - Tampaknya kehadiran layanan transportasi berbasis online masih akan terus bertambah. Setelah sebelumnya Go-Jek dan GrabBike hadir untuk memberikan alternatif transportasi ojek, kini telah hadir juga layanan Ojek Syar`i yang disingkat Ojesy.

Mengutip informasi dari situs resminya, Rabu (19/8/2015), Ojesy merupakan layanan ojek wanita pertama dan terpercaya di Indonesia. Meskipun hadir dengan nuansa Islami, namun Ojesy tidak hanya menyasar pengguna muslimah saja tapi juga wanita pada umumnya.

Hal ini dapat dilihat dari tagline laman Facebook yang diusung oleh Ojek Syar`i yaitu 'Ojek Syar'i hadir untuk membantu para wanita yang kesusahan dalam transportasi'.

Ojek Syar`i pertama kali diperkenalkan di Surabaya oleh Evilita Adriani (19) dan Reza Zamir (21) pada Maret 2015. Pada awal kemunculannya, Ojesy hanya menjangkau Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

Meskipun sama-sama menawarkan akses ojek online, namun Ojesy bukanlah layanan berbasis aplikasi seperti Go-Jek atau GrabBike. Untuk mendapatkan layanan Ojesy, penumpang dapat menghubunginya lewat telepon, SMS, WhatsApp atau BBM.

Selain itu, Ojesy dalam mengembangkan bisnisnya menggunakan sistem kemitraan bagi daerah-daerah yang tertarik menghadirkan layanan Ojesy di daerahnya masing-masing.

Membicarakan tarif, Ojesy juga memiliki perhitungan yang berbeda dengan Go-Jek dan GrabBike, Ojesy menawarkan tarif awal Rp 5,000 dan untuk tiap kilometer berikutnya Rp 3,000.

GrabBike mematok tarif sekitar Rp 4.000 per kilometer (jika tanpa promo), sementara Go-Jek masih memberlakukan tarif Rp 15.000 (maksimal 25 kilometer). 

(dam/isk)

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya