Bertemu JK, Ahok Matangkan Pembangunan Rusun Murah di Kemayoran

Ahok ingin mengubah wajah Kemayoran yang sekarang dinilai eksklusif dan hanya bisa dinikmati orang kaya, menjadi untuk semua masyarakat.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 15 Jul 2015, 09:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menggendong seorang anak balita di Tanah Abang, Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK. Pertemuan itu untuk mematangkan rencana pembangunan rumah susun di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kita mau bahas soal memanfaatkan lahan-lahan di Kemayoran. Kan itu banyak sekali didudukin tanah-tanahnya Perumnas," kata Ahok di Balaikota Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Menurut dia, JK tidak ingin lagi ada kawasan kumuh di Kemayoran, seperti yang sekarang masih terlihat. Adanya rusun murah ini diharapkan warga yang tinggal di pemukiman kumuh bisa tinggal di sana.

"Pak JK ingin seluruh kawasan kumuh itu ditata rapi dorong mereka tinggal di rusun. Tapi kan mesti ada tanah kosong dulu buat bangun," lanjut Ahok.

Mantan politikus Golkar dan Gerindra itu sangat ingin mengubah wajah Kemayoran yang sekarang dinilai eksklusif dan hanya bisa dinikmati orang kaya, menjadi untuk semua masyarakat. Oleh karena itu, konsep rusun benar-benar harus matang.

"Jadi Pak JK bilang, Kemayoran jangan bangun apartemen mewah lagi deh. Kita bangun apartemen subsidi hanya bayar iuran lingkungannya murah antara Rp 75-100 ribu per hari. Kami akan bangun," tutup mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ahok dijadwalkan menghadiri rapat terbatas dengan JK siang ini. Rapat itu dimulai pukul 14.00 WIB. (Bob/Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya