5 Bandara Ditutup Akibat Letusan Gunung Raung

Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya menyatakan sampai Jumat pagi penerbangan dari dan ke Lombok juga masih delay akibat Raung meletus.

oleh Liputan6 diperbarui 10 Jul 2015, 10:23 WIB
Gunung Raung di Jawa Timur Minggu pagi kembali memuntahkan material debu vulkanik dengan warna lebih pekat bercampur cahaya kemerahan.

Liputan6.com, Surabaya - Lima bandara ditutup akibat dampak abu vulkanik dari letusan Gunung Raung, Jawa Timur. Bandar udara tersebut adalah Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang Lombok, Bandara Notohadinegoro Jember, Bandara Blimbingsari Banyuwangi, dan Bandara Ngurah Rai Bali.

Selain itu, pihak Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya menyatakan sampai dengan Jumat pagi, penerbangan Surabaya-Lombok dan Lombok-Surabaya masih delay atau ditunda akibat penutupan bandara pascaletusan Raung.
 
Humas PT Angkasa Pura 1 Juanda, Liza Anindya, mengatakan, untuk Jumat pagi ada penerbangan pesawat Citilink jurusan Surabaya-Lombok dan Lombok-Surabaya dengan kode penerbangan QG 664 dan QG 665.

"Untuk pagi ini sementara masih dua penerbangan itu. Sementara dari maskapai lain kami masih belum menerima laporan," kata Liza, Jumat (10/7/2015).

Ia mengemukakan, untuk Kamis 9 Juli malam sampai dengan Jumat dini hari juga ada beberapa pesawat dari Yogyakarta dengan tujuan Denpasar dialihkan menuju ke Surabaya karena Bandara Ngurah Rai sudah ditutup.

"Dan sampai dengan pagi ini, masih belum ada perkembangan apakah Bandara Ngurah Rai sudah bisa dibuka apa belum kami masih menunggu konfirmasi lagi," kata dia.

Menurut Liza, beberapa penerbangan sebelumnya bahkan sampai dibatalkan karena dampak abu vulkanik Gunung Raung tersebut. Beberapa penerbangan yang dibatalkan itu di antaranya pesawat Lion Air jurusan Surabaya-Lombok dan juga Surabaya-Denpasar. (Ant/Tnt/Sss)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya