Bus Rombongan Pengantin Tertimpa Kabel Listrik, 15 Tewas

Mendengar teriakan para penumpang bus, penduduk setempat bergegas mendatanginya. Menyingkirkan kabel listrik dengan tongkat kayu.

oleh Tanti Yulianingsih diperbarui 13 Jun 2015, 10:49 WIB
Lokasi bus rombongan pengantin terkena kabel listrik. (NDTV)

Liputan6.com, Rajasthan - Lebih dari 20 orang dilaporkan tersengat listrik ketika bus yang mereka tumpangi terkena kontak langsung dengan kabel bertegangan tinggi. Insiden nahas itu terjadi di Distrik Tonk, Rajasthan, India pada Jumat 12 Juni 2015 waktu setempat.

"Kecelakaan itu terjadi ketika mereka hendak menuju sebuah pesta pernikahan," demikian diberitakan media lokal yang dikutip dari India Blooms, Sabtu (13/6/2015).

Mendengar teriakan para penumpang bus rombongan pengantin yang hendak ke Desa Morla dari Baseda, penduduk setempat bergegas mendatanginya. Mereka lalu menyingkirkan kabel listrik dengan tongkat kayu dan menyelamatkan penumpang lain. Polisi tak lama kemudian tiba di lokasi kecelakaan itu.

Dilansir dari NDTV, 15 orang termasuk 8 anak-anak tewas tersengat listrik. Sementara 26 lainnya yang terluka dalam insiden itu dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

"Dari total 41 penumpang, 15 tewas dan 26 luka-luka. 14 dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Pachewar, 1 di Rumah Sakit Malpura. Dari total 26 yang terluka, 18 orang dirujuk ke rumah sakit SMS di Jaipur. Sisanya, 8 orang dirawat di Malpura-Tonk," kata salah satu pihak berwenang, Rekha Gupta.

"Pengantin pria bepergian di mobil terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Insiden ini terjadi sebelum mereka mencapai desa tempat pernikahan dijadwalkan," ucap petugas lain, SP Deepak Kumar. Pasangan mempelai selamat dalam musibah tersebut.

Segera setelah insiden itu, Kepala Menteri Vasundhara Raje bergegas mengirim empat menteri dan tim medis untuk memberikan bantuan keuangan mulai dari Rs 5 lakh sekitar Rp 103 juta untuk keluarga korban tewas. Sementara mereka yang terluka akan disantuni Rs 2 lakh setara Rp 41 juta, dan mereka yang menderita luka parah mendapatkan Rs 50 ribu sekitar Rp 10 juta.

"Turut berduka atas hilangnya nyawa dalam kecelakaan itu," kata Perdana Menteri Narendra Modi yang diposting melalui Twitter.

"Insiden bus di Tonk, Rajasthan sangat membuatku sedih. Turut berduka atas keluarga mereka yang kehilangan..." (Tnt/Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya