PKB Usul Kabinet Jokowi Profesional Murni dan Profesional Parpol

Menurut politisi PKB Lukman Eddy, seyogianya parpol tetap kirim orang-orang yang profesional di dalam partainya untuk mengisi kabinet Jokowi

oleh Edward Panggabean diperbarui 15 Sep 2014, 08:14 WIB
Sutiyoso pun tak akan berpikir dua kali untuk melepaskan jabatannya di PKPI jika Jokowi meminta dirinya bergabung dalam kabinet.

Liputan6.com, Jakarta - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Eddy sepakat bila kabinet ke depan diisi oleh kalangan profesional. Namun ia mengusulkan, ada baiknya kabinet di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berasal dari kalangan partai politik dengan porsi 60% dari kalangan profesional murni dan 40% dari profesional kader partai politik.

"Kalau kita boleh usul 60-40. Artinya dari kaum profesional parpol 40% dan dari profesional murni 60%. Parpol juga banyak stok orang-orang profesional,” kata Lukman di sela seminar kebangsaan, ‘Membedah Arsitektur Pemerintahan Jokowi-JK’, Jakarta, Minggu (14/9/2014).

Ia menambahkan seyogianya parpol tetap mengirimkan orang-orang yang profesional yang ada di dalam partainya. PKB sendiri banyak anggota parpol yang profesional dan berpengalaman.

"Seperti yang  berpengalaman menjadi menteri, anggota DPR berkali-kali, kemudian kalangan kampus serta LSM yang direkrut ke partai. Saya kira di PKB banyak ya," ujar Ketua Fraksi PKB di MPR ini.

Lalu saat disinggung, berapa menteri yang diinginkan PKB untuk masuk ke Kabinet Jokowi-JK, mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini menginginkan, PKB ingin sebanyak-banyaknya. "Kita kalau semakin banyak berperan di pemerintahan maka semakin baik. Tapi, semua kembali kepada langkah Jokowi-JK untuk menentukan," papar dia.

Disinggung, apakah ada kriteria khusus untuk calon menteri yang disodorkan oleh Jokowi-JK kepada parpol pendukungnya? Lukman mengaku tidak mengetahui secara pasti. Sebab, komunikasi soal menteri dilakukan antara Jokowi-JK dengan ketua umum parpol pengusung.

"Tapi kalau Jokowi ingin menteri yang langsung bekerja, paham masalah, dan diisi oleh orang profesional, PKB akan mendukungnya," tegas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya