Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu Meningkat

Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Bandung menetapkan status Siaga. DVMBG mencatat lebih dari seratus kali gempa vulkanik dangkal berkekuatan dua skala Richter terjadi.

Diterbitkan 13 April 2005, 19:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Bandung: Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu meningkat sejak Selasa (12/4) malam. Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Bandung, Jawa Barat, menetapkan status Siaga untuk mengantisipasi kondisi darurat dan jatuhnya korban. Gunung setinggi 2.084 meter dari atas permukaan laut itu yang selama ini menjadi tujuan wisata juga ditutup sementara bagi pengunjung.

Sejauh ini, DVMBG mencatat lebih dari 100 kali gempa vulkanik dangkal berkekuatan dua skala Richter terjadi. Ini pertanda aktivitas gunung yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Bandung, itu meningkat. Dikhawatirkan, terjadi semburan gas beracun dari Kawah Ratu dan Kawah Domas yang masih aktif.

Dari pantauan SCTV, kesibukan tampak terpusat di Pos Pengamatan Gunung Tangkuban Perahu yang berjarak sekitar lima kilometer dari kawah. Petugas pencatat getaran jarum seismograf terus memantau dan secara berkala melaporkannya ke kantor DVMBG.

Meningkatnya aktivitas gunung berapi dilaporkan juga terjadi di Gunung Gede yang terletak di kawasan wisata puncak di Cipanas, Bogor, Jabar. Begitu pula Gunung Rakata di Selat Sunda, Banten.

Sementara di Jawa Tengah, gunung berapi yang aktivitasnya meningkat adalah Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Adapun di Jawa Timur, Gunung Bromo dan Gunung Semeru mulai mengeluarkan debu vulkanik. Fenomena serupa tampak di Gunung Marapi di Agam dan Gunung Talang di Solok, Sumatra Barat [baca: Gunung Talang Masih Menyemburkan Debu].

Belum diketahui hubungan meningkatnya aktivitas gunung-gunung berapi itu dengan gempa yang terjadi di perairan Sumbar sepekan silam. Termasuk gempa yang menimbulkan gelombang Tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam akhir tahun silam [baca: Gempa Mengguncang NAD].(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6