Pemerintah Didesak Menindak PNS yang Terlibat RMS

Beberapa pemuka masyarakat Maluku meminta pemerintah pusat menindak sejumlah pegawai negeri sipil yang diduga terlibat gerakan separatis. Pemerintah diminta pula memberikan tunjangan kemahalan.

Diterbitkan 16 Januari 2003, 08:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ambon: Sejumlah tokoh masyarakat Maluku mendesak pemerintah menindak beberapa pegawai negeri sipil yang diduga kuat mendukung gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS). Desakan itu disampaikan kepada Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Feisal Tamin, Menteri Kesehatan Achmad Sujudi, dan Menteri Kehutanan Muhammad Prakoso, dan Menteri Negara Riset dan Teknologi Hatta Radjasa yang berkunjung ke Ambon, belum lama berselang.

Para pemuka Maluku juga berharap pemerintah memberikan tunjangan kemahalan bagi para PNS mengingat melonjaknya harga-harga barang kebutuhan di sana, pascakonflik. Sementara itu, Menpan meminta pejabat Gubernur Maluku Sinyo H. Sarundajang tak segan-segan menindak maupun memberikan pujian kepada pegawai yang berprestasi. Dengan demikian, nuansa maupun semangat pemerintahan di Daerah Seribu Pulau itu secepatnya pulih kembali seperti sebelum konflik antarwarga.(ANS/Sahlan Heluth)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6