Sukses

Kopi Pagi: Garuda Harus Juara

Liputan6.com, Jakarta - Sempat tertatih-tatih di penyisihan grup, Timnas Indonesia akhirnya mampu melaju ke partai puncak Piala AFF 2016. Pada babak semifinal leg kedua di Stadion Mi Dinh, Hanoi, Timnas Garuda berhasil menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2.

Eksekusi penalti Manahati Lestusen di babak perpanjangan waktu membuyarkan mimpi Vietnam menembus final Piala AFF. Meski hanya bermain imbang, Indonesia tetap lolos ke partai final berbekal kemenangan agregat 4-3.

Sebelumnya pada semifinal leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Tim Merah Putih sukses menundukkan Tim Bintang Emas dengan skor 2-1. Kemenangan penting yang disambut sukacita ribuan pendukung Timnas yang memadati Stadion Pakansari, tidak terkecuali Presiden Joko Widodo yang turut menyaksikan laga tersebut.

Di babak final, Indonesia akan kembali berjumpa Thailand yang pernah mengalahkan Tim Garuda di penyisihan grup. Thailand lolos ke laga puncak setelah menundukkan Myanmar dengan agregat meyakinkan 6-0.

Prestasi Indonesia lolos ke babak final Piala AFF tentu menyiratkan harapan besar, Indonesia bisa kembali menorehkan prestasi di kancah internasional setelah lepas dari sanksi FIFA. Indonesia dilarang tampil di turnamen internasional akibat kisruh di tubuh PSSI.

Di ajang Piala AFF Indonesia sebenarnya sudah empat kali menembus partai puncak, yakni tahun 2000, 2002, 2004 dan 2010. Namun belum sekali pun Tim Garuda mampu mengangkat trofi kejuaraan tingkat Asia Tenggara ini.

Thailand jelas tidak bisa dianggap sebelah mata. Tim Negeri Gajah Putih sudah empat kali mencicipi trofi Piala AFF. Apalagi pada penyisihan grup, Indonesia sempat takluk dari Thailand dengan skor 2-4.

Pada laga final pertama 14 Desember mendatang Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah. Sedangkan final kedua digelar di kandang Thailand 17 Desember 2016.

Karenanya, Ketua Umum PSSI Edi Rahmayadi memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar Timnas Garuda mampu menjuarai Piala AFF 2016. Kini harapan besar pun digantungkan ke pundak anak asuh Alfred Riedl.

Sepakbola cabang olahraga paling populer di Tanah Air. Masyarakat tentu sangat berharap Indonesia bisa mengukir prestasi di cabang ini. Prestasi terakhir yang dicapai Indonesia terjadi tiga tahun silam. Saat itu Evan Dimas dan kawan-kawan menjuarai Piala AFF U-19 dengan menundukkan Vietnam. Kali ini, Garuda harus juara.

Saksikan ulasan selengkapnya dalam rangkuman Kopi Pagi (Komentar Pilihan Liputan 6 Pagi) yang ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Minggu (11/12/2016), di tautan ini