Analis: iPhone 5C Akan Laris Manis di China

Banderol harga murah yang diprediksi kisaran US$ 400 hingga US$ 500 atau sekitar Rp 4 - 5 jutaan diprediksi akan menjadi salah satu faktor.

Diterbitkan 22 Agustus 2013, 14:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Untuk pertama kalinya Apple berencana merilis smartphone murah. Kabar kehadiran iPhone 5C pun disebut akan resmi diperkenalkan pada September mendatang.

Selain akan merilis iPhone murah, Apple pun tetap konsistem memperkenalkan smartphone premiumnya, yaitu iPhone 5S. Namun analis memprediksi jika kehadiran dua seri teranyar nantinya secara tidak langsung akan membunuh iPhone 5.

Banderol harga murah yang diprediksi kisaran US$ 400 hingga US$ 500 atau sekitar Rp 4 - 5 jutaan diprediksi akan menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan pamor iPhone 5C. Bahkan smartphone murah ini sudah diprediksi akan laku keras di China.

Dilansir laman Apple Insider, Kamis (22/8/2013), Steven Milunovich dan Peter Chistiansen dari lembaga analis UBS memprediksi jika Apple bisa menjual 17 juta iPhone terbaru dengan komposisi 70 persen untuk iPhone 5C dan 30 persen lainnya untuk segmen premium iPhone 5S atau iPhone 5.

Berdasarkan pendapatan UBS memprediksi jika sepertiga dari total pelanggan 3G atau lebih dari 100 juta pengguna akan menjadi target market Apple. Prdiksi ini tidak terlepas dari jumlah kehadiran China Mobile sebagai operator terbesar di dunia sebesar 740 juta pelanggan.

Seperti diketahui jika sebelumnya CEO Apple Tim Cook sempat berkunjung ke China untuk melakukan invasi bisnis dan bertemu dengan Chairman China Mobile Xi Guohua. Dalam pertemuan tersebut Guohua menyebut telah melakukan negosiasi bisnis dengan Apple. (vin/gal)