Pengguna ChatGPT di Mac Diminta Update, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

OpenAI meminta pengguna Mac segera memperbarui ChatGPT Desktop dan aplikasi terkait sebelum 12 Juni 2026. Ada apa?

Diterbitkan 17 Mei 2026, 06:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI meminta seluruh pengguna ChatGPT versi desktop dan  aplikasi OpenAI lain di perangkat Mac untuk segera update sebelum 12 Juni 2026.

Setelah tanggal tersebut, aplikasi versi lama berpotensi tidak lagi berjalan normal dan diblokir. Alasannya, perlindungan keamanan macOS akan berhenti mengonfirmasi sertifikat lama dipakai untuk menandatangani aplikasi.

Langkah ini diambil setelah OpenAI mengungkap insiden keamanan terkait dengan serangan supply chain Mini Shai-Hulud di ekosistem TanStack npm.

Mengutip keterangan OpenAI via Apple Insider, Minggu (17/5/2026), perusahaan menyebutkan ada dua perangkat karyawan terdampak oleh serangan siber tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi, ada aktivitas akses tidak sah pada sebagian kecil repositori source code internal bisa diakses oleh dua karyawan itu. 

Meski terdengar serius, OpenAI menegaskan tidak menemukan bukti ada data pengguna yang diakses atau dicuri, sistem dibobol, kekayaan intelektual perusahaan terdampak, atau software OpenAI dimodifikasi oleh pelaku serangan.

"Kami memastikan bahwa hanya materi kredensial terbatas yang berhasil dieksfiltrasi dari repositori kode ini dan tidak ada informasi atau kode lain yang terdampak," kata OpenAI.

Perusahaan juga menyebutkan, tidak ada bukti sertifikat terdampak dipakai untuk menandatangani atau meloloskan malware.

Kenapa pengguna Mac harus update?

Masalah utama ada pada sertifikat penandatanganan aplikasi atau code-signing certificate. Sertifikat ini membantu macOS memastikan sebuah aplikasi benar-benar berasal dari pengembang resmi. 

Di macOS, sistem seperti Gatekeeper dan notarization memakai sertifikat tersebut untuk menentukan apakah aplikasi aman dibuka atau perlu diblokir. Karena sertifikat lama OpenAI ikut terdampak, perusahaan mengganti sertifikat dan menandatangani ulang aplikasi mereka.

OpenAI tidak langsung mencabut sertifikat lama karena langkah itu bisa mengganggu pengguna yang masih memakai aplikasi versi lama. Sebagai gantinya, perusahaan memberi waktu hingga 12 Juni 2026 agar pengguna Mac bisa memperbarui aplikasi melalui mekanisme resmi.

 

Aplikasi OpenAI Perlu di Update

Pengguna Mac perlu memperbarui aplikasi berikut jika masih memakai versi lama:

  • ChatGPT Desktop
  • Codex App
  • Codex CLI
  • Atlas

OpenAI menyebut versi lama terakhir yang masih memakai sertifikat lama adalah ChatGPT Desktop 1.2026.125, Codex App 26.506.31421, Codex CLI 0.130.0, dan Atlas 1.2026.119.1. 

Untuk pengguna Windows dan iOS, OpenAI menyebut tidak ada tindakan yang perlu dilakukan. Meski kunci signing untuk Windows, macOS, iOS, dan Android ikut terdampak, kewajiban update ini secara khusus berlaku untuk pengguna macOS.

Smartphone OpenAI bakal Hadir Pada 2027

Kabar OpenAI ingin meluncurkan smartphone pertamanya semakin santer terdengar, dengan target peluncuran HP kecerdasan buatan (AI) tersebut masuk produksi massal pada 2028.

Namun, jadwal tersebut kemungkinan bisa maju lebih awal dari target yang saat ini ramai jadi pembicaraan. Informasi ini diungkap oleh analis kenamaan, Ming-Chi Kuo.

Mengutip cubitannya di X, Selasa (5/5/2026), produksi massal HP OpenAI berpeluang dimulai paling cepat pada pada paruh pertama 2027. Kuo juga menyebutkan, perangkat tersebut bisa membawa pendekatan baru dalam cara pengguna berinteraksi dengan ponsel.

Alih-alih mengandalkan ikon aplikasi sebagai pusat aktivitas, pengguna hanya perlu menjelaskan tugas yang ingin dilakukan di ponsel OpenAI. Setelah itu, agen AI akan menjalankan proses di latar belakang.

Terkait spesifikasi HP pertama OpenAI ini, Kuo mengatakan perusahaan kemungkinan telah memilih MediaTek sebagai mitra semikonduktor utama dengan memakai chipset Dimensity 9600.

 

Pakai Chip Buatan MediaTek

Chip buatan khusus MediaTek ini disebut akan dibangun memakai proses N2P generasi berikutnya dari TSMC. Jika benar, maka besar kemungkinan chipset tersebut akan diperkenalkan dalam waktu dekan ini.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kemampuan kameranya. Kuo menjelaskan, ponsel ini menggunakan prosesor sinyal gambar atau image signal processor. 

Beda dari ponsel di pasara saat ini, HP OpenAI ini kemungkinan tidak hanya dipakai untuk fotografis. Perangkat ini dapat memakai pipeline HDR yang lebih baik agar sistem AI mampu memahami dan menganalisis adegan dunia nyata secara real-time. 

Berbekal kemampuan ini, kamera ponsel pun mampu membaca lingkungan sekitar pengguna, memahami konteks visual, lalu membantu pengguna mengambil keputusan atua menjalankan tugas tertentu.