3 HP Terbaik 2026 di Bawah Rp 10 Juta, Tawarkan Performa Kencang ala Flagship

Berikut HP terbaik 2026 di bawah Rp 10 juta dengan performa kencang, layar AMOLED, dan fitur unggulan.

Diterbitkan 28 Maret 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saat menilai sebuah HP yang andal, konsumen tidak selalu harus memilih perangkat flagship dari Apple, Samsung, atau Huawei.

Saat ini tersedia banyak pilihan ponsel dengan harga di bawah Rp 10 juta bahkan beberapa di antaranya berada di bawah Rp 8 jutaan, namun tetap menawarkan performa mumpuni.

Perangkat pada segmen ini umumnya telah dibekali dengan daya tahan baterai yang mampu bertahan seharian, layar AMOLED dengan kualitas baik, serta System-on-Chip (SoC) yang cukup bertenaga untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, kecuali bermain game dengan kebutuhan grafis tinggi.

Menariknya, ponsel kelas menengah hingga entry-level kini mampu menghadirkan performa yang kerap kali melampaui ekspetasi. Bahkan, dalam beberapa aspek mampu menyaingi perangkat flagship. Bagi sebagian besar pengguna dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari, perbedaan antara ponsel terjangkau dengan ponsel premium kerap tidak terlalu signifikan.

Meski demikian, tidak semua perangkat di kelas ini menawarkan nilai yang setara dengan harganya. Ada ponsel yang benar-benar memberikan value for money, namun ada juga yang justru tampil di bawah ekspektasi meski dibanderol dengan harga yang terjangkau.

Berikut tiga pilihan HP terbaik di segmen entery-level hingga menengah yang menawarkan kombinasi performa, fitur, dan harga paling kompetitif, sebagaimana dikutip dari BGR, Jumat (27/3/2026).

1. Samsung Galaxy A17 5G

Galaxy A17 5G merupakan salah satu ponsel entry-level terbaru yang dikerluarkan oleh Samsung dengan harga terjangkau. Perangkat ini dibanderol dengan harga di kisaran Rp 2,8 juta hingga Rp 3,7 jutaan.

Meski berada di kelas entry-level, ponsel ini dapat bertahan dari beberapa benturan berkat lapisan Corning Gorilla Glass Victus yang tahan dikenal tahan gores dan lebih kuat terhadap benturan ringan.

Dari sisi tampilan, smartphone ini dibekali layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi FHD+. Panel tersebut juga didukung refresh rate 90Hz.

Dirilis pada 2025, Galaxy A17 5G masih menjadi salah satu pilihan ponsel murah yang menarik di 2026. Namun, dengan harga yang terbilang murah perangkat ini dibekali RAM 4GB dan masih mengandalkan chipset Exynos 1330.

Meski demikian, perangkat ini tetap menawarkan nilai lebih dari sisi dukungan perangkat lunak. Samsung menjanjikan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga enam tahun, menjadikannya salah satu keunggulan di kelasnya.

2. OnePlus 13R

OnePlus 13R hadir sebagai perangkat yang menawarkan performa mendekati kelas flagship. Smartphone ini dibekali RAM 12GB serta ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 3, yang lebih dari mumpuni untuk menjalankan berbagai game dan aplikasi berat.

Selain itu, perusahaan juga membekali ponsel ini dengan baterai berkapasitas besar, layar LTPO dengan refresh rate 120Hz yang cerah, serta dukungan pengisian daya cepat 55W hingga 80W.

Seri R dari OnePlus memang kerap diposisikan di bawah lini flagship. Meski begitu, performa yang ditawarkan tetap mengesankan di kelasnya. Perangkat ini dibanderol sekitar Rp 9,5 jutaan.

Namun, ada sejumlah catatan pada sektor perangkat lunak. Ponsel ini hanya menawarkan dukungan pembaruan sistem operasi hingga empat tahun serta pembaruan keamanan selama enam tahun. Dan sayangnya, HP ini belum resmi masuk Indonesia. 

3. Nothing Phone 4a Pro

Nothing Phone 4a Pro adalah definisi dari kelas menengah premium yang menawarkan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB.

Perangkat ini menawarkan sejumlah peningkatan menarik dibandingkan pendahulunya, terutama dari sisi performa. HP seharga Rp 7,4 juta itu ditenagai dengan Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4.

Dari sisi tampilan, smartphone tersebut dibekali layar AMOLED LTPS berukuran 6,83 inci dengan dukungan refresh rate hingga 144Hz. Selain itu, ponsel ini hadir dengan desain khas Nothing melalui kehadiran mini-LED di bagian belakang yang disebut Glyph Matrix.

Antarmukanya mampu menampilkan berbagai informasi, mulai dari status baterai, notifikasi, hingga progres real-time dari aplikasi yang didukung. Namun, HP ini juga belum resmi masuk pasar Indonesia.Â