Real Racing 3 Pamit Setelah 12 Tahun, EA Tarik Game Balap Ikonik dari App Store dan Google Play

EA mengonfirmasi penutupan Real Racing 3 pada Maret 2026. Game balap mobile legendaris ini sudah ditarik dari App Store dan Play Store, namun masih bisa dimainkan oleh pemain lama hingga batas waktu yang ditentukan.

Diterbitkan 20 Desember 2025, 15:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - EA (Electronic Arts) resmi mengonfirmasi untuk menyuntik mati atau menutup layanan Real Racing 3 pada Maret 2026. Keputusan ini sekaligus menandai akhir perjalanan salah satu game balap mobile paling ikonik lebih dari satu dekade terakhir.

Melalui pengumuman di akun X resmi Real Racing 3, pengembang menyampaikan apresiasi kepada komunitas pemain yang telah menemani perjalanan game ini selama 12 tahun lamanya.

“Dua belas tahun terakhir merupakan perjalanan yang luar biasa bersama kalian semua di Real Racing 3. Sayangnya, kami telah memutuskan untuk pensiun dari balapan ini,,” tulis perusahaan di akun Real Racing 3 di X, sebagaimana dikutip, Sabtu (20/12/2025).

EA juga memastikan Real Racing 3 sudah ditarik dari toko aplikasi sejak 18 Desember 2025. Game ini sudah tidak tersedia di App Store dan Google Play. Meski demikian, pemain lama masih dapat mengakses dan memainkan game hingga 19 Maret 2025.

Sebagai bentuk penghargaan kepada pemain setianya, EA membagikan bonus terakhir di dalam game. Seluruh pemain akan menerima 1000 Gold, sebuah Audi S1 ​​e-tron quattro, dan sebuah Rimac Nevera 2023.

Real Racing 3 pertama kali diluncurkan pada 2013 atau sekitar 12 tahun lalu, dan hadir sebagai sekuel dari Real Racing 2 yang dirilis pada 2010.

Sejak debut, pengembang secara rutin menggulirkan pembaruan selama bertahun-tahun, mulai dari jumlah trek terinspirasi dari lokasi nyata hingga deretan mobil keluaran terbaru diperkenalkan secara rutin setiap tahunnya.

Terlepas dari usia game Real Racing 3, game ini memang kerap masuk ke dalam daftar game balap mobile terbaik di toko aplikasi Apple dan Google, dengan gameplay realistis di layar smartphone.

Di dalam game ini, delapan pemain dapat bersaing satu sama lain dalam balapan secara online. Berdasarkan laman toko game, Real Racing 3 telah diunduh lebih dari 200 juta kali selama bertahun-tahun.

Penutupan Real Racing 3 menambah daftar game EA yang dihentikan layanannya. Sebelumnya, perusahaan juga resmi mengumumkan akan menutup Anthem, NBA Live 19 dan The Sims Mobile pada tahun depan. 

EA akan Matikan The Sims Mobile Setelah 8 Tahun

The Sims Mobile

Electronict Arts (EA) akan mematikan The Sims Mobile (TSM) pada 20 Januari 2026, sejak kemunculan perdananya pada Maret 2018 atau hampir delapan tahun dan lebih dari lima puluh pembaruan.

Pembaruan yang dirilis pada Senin kemarin menjadi yang terakhir dan perusahaan berencana untuk menghapus game tersebut dari daftar pada 21 Oktober 2025.

Karena game ini bergantung pada server online, The Sims Mobile tidak akan bisa dimainkan lagi selama tiga bulan ke depan.

Menurut EA, dikutip Selasa (21/10/20205), dalam postingan blog-nya, “The Sims Mobile dan komunitas The Sims secara keseluruhan penuh dengan kreativitas, kebaikan, dan imajinasi. Kalian telah mengikat kami dengan cerita, bangunan, dan Sims kalian.”

"EA merasa bangga bisa menemani kalian sepanjang perjalanan ini. Sebagai bentuk rasa terima kasih, EA telah menyiapkan beberapa kejutan spesial menjelang penutupan babak terakhir TSM," EA melanjutkan.

 

Update Penting dan Apa yang terjadi?

Pada 20 Oktober 2025, pembaruan final The Sims Mobile bisa diunduh dari App Store dan Play Store. Sejak saat itu, pembelian paket dengan uang sungguhan akan dihentikan di TSM, namun pemain dapat memakai SimCash, Simoleon hingga 20 Januari 2026.

Semua pemain akan mendapatkan energi yang tak terbatas pada update terakhir yang dirilis pada 20 Oktober 2025 agar bisa menikmati fitur sebaik-baiknya.

Kemudian, semua item All Build Mode and Create A Sim (CAS) akan terbuka untuk setiap pemain pada 6 Januari 2026. Item tersebut terbuka tanpa batas level.

Mulai 6 Januari 2026, semua item di All Build Mode and Create A Sim (CAS) akan tersedia gratis bagi seluruh pemain. Pemain bebas membuat rumah impian mereka, merancang desain, dan menikmati fitur yang ditawarkan TSM sebelum server ditutup.

EA Dijual ke Konsorsium

Sebelumnya, raksasa industri game, Electronic Arts (EA) resmi mengumumkan kesepakatan akuisisi senilai USD 55 miliar atau sekitar Rp 918 triliun.

Perusahaan yang dikenal lewat game populer seperti EA FC dan Apex Legends ini kini dijual ke sebuah konsorsium investor.

Konsorsium tersebut berisi Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, Affinity Partners yang didirikan Jared Kushner (menantu Donald Trump), dan firma ekuitas swasta Silver Lake. Dengan kesepakatan ini, EA akan berubah statusnya menjadi perusahaan swasta.

"Momen ini adalah pengakuan atas kerja luar biasa tim kami," kata CEO EA, Andrew Wilson, dalam pernyataan resminya.

Meskipun kepemilikan berganti, Andrew Wilson tetap akan memimpin perusahaan sebagai CEO.

Mengutip GameSpot, Rabu (1/10/2025), kesepakatan yang dilakukan secara tunai ini disebut bakal membuka jalan bagi EA untuk mempercepat inovasi dan pertumbuhan di dunia hiburan interaktif di masa depan.

Infografis Dampak Bermain Game Berlebihan