Harga Samsung Galaxy Z Trifold Bocor, Ternyata Lebih Murah dari Perkiraan Awal

Bocoran terbaru menyebut Samsung Galaxy Z Trifold akan dibanderol USD 2.499 atau sekitar Rp 41,6 juta. Perangkat layar tiga pertama Samsung ini disebut hadir dengan layar internal 10 inci dan kamera 200MP.

Diterbitkan 01 Desember 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Samsung dikabarkan sedang bersiap untuk meluncurkan smartphone layar tiga pertama mereka, yakni Galaxy Z Trifold. Meski perusahaan belum membuka informasi resmi, bocoran tentang harganya sudah beredar di internet.

Sebelumnya, rumor beredar menyebutkan harga Galaxy Z Trifold dibanderol senilai USD 3,000 atau sekitar Rp 49,9 jutaan. Namun, kabar terkini menyebutkan harganya bakal lebih murah.

Mengutip Sammobile, Senin (1/12/2025), bocoran harga Galaxy Z Trifold terkini menyebutkan HP Android layar lipat pertama Samsung ini dibanderol USD 2,499 atau sekitar Rp 41,6 juta.

Harga tersebut masih tetap tinggi untuk pasar flagship saat ini. Dibandingkan Galaxy Z Fold7 yang dijual mulai USD 1.999 atau Rp 33 jutaan, selisih ini sangat jauh.

Namun, berhubung statusnya sebagai perangkat layar tiga pertama Samsung membuat harga ponsel Android ini tidak mengejutkan.

Tak hanya itu, HP Anadroid layar lipat baru Samsung ini dilaporkan akan dijual langsung melalui Samsung, dan hanya menyediakan satu pilihan warna dan varian penyimpanan.

Samsung Galaxy Z TriFold dikabarkan akan menawarkan layar internal 10 inci dan layar utama 6,5 ​​inci. Ponsel ini kabarnya akan dilengkapi kamera belakang primer 200MP dan baterai 5.437mAh.

Mengutip Android Authority, sebelumnya Samsung merencanakan produksi baru ini dengan jumlah terbatas, yakni hanya sekitar 50.000 unit.

Dari segi spesifikasi, perangkat ini disebut akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite (versi sebelumnya), yang mungkin beralih dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang lebih baru. Perangkat ini kemungkinan membawa kamera utama 200MP yang mirip dengan Galaxy Z Fold 7.

Samsung juga diperkirakan akan menjalankan versi khusus One UI 8 yang dioptimalkan agar pengguna bisa menjalankan tiga aplikasi sekaligus dalam mode potret. Sementara itu, mekanisme lipatannya dirancang melipat ke dalam dengan bentuk menyerupai huruf C, berbeda dengan lipatan zig-zag Huawei Mate XT.

HP Lipat Tiga bakal Meluncur Akhir 2025

Samsung memang telah meluncurkan banyak inovasi perangkat Android beberapa tahun kebelakang. Mulai dari smartphone lipat tunggal layar sentuh, lipat dua layar sentuh, hingga jam tangan pintar.

Namun, belakangan ini, pamor keberadaan inovasinya mulai tergoyahkan. Lantaran salah satu kompetitor besar mereka sudah mencuri start dalam pengembangan, bahkan sampai tahap penjualan smartphone Tri-Fold (HP lipat tiga).

Mengutip Sam Mobile, Senin (15/9/2025), berdasarkan pernyataan dari President and Head of the Mobile eXperience (MX) Business di Samsung Electronics, Roh Tae-Moon, tahap pengerjaan konsep lipat tiga sudah mencapai akhir dan ada rencana perilisan dalam waktu dekat ini pada akhir tahun 2025.

Meskipun rencana perilisan sudah dikabarkan, Roh juga menambahkan bahwa “smartphone lipat tiga kami masih belum memiliki nama untuk saat ini, tapi dari beberapa diskusi internal banyak yang menyebutnya sebagai Galaxy Z TriFold.”

Menelaah informasi tersebut, hal ini memperjelas potensi hadirnya smartphone Samsung dengan konsep lipat tiga secara komersial memanglah sangat memungkinkan.

Akan tetapi, kehadiran komersial secara global masih belum dapat diprediksi, karena berdasarkan wacana yang mereka bocorkan, Samsung baru berencana untuk uji coba pasar.

Bantahan Rumor dan Perubahan Nama

Selain munculnya konfirmasi yang dilontarkan oleh CEO Samsung, bantahan rumor serta perubahan konsep awal dari HP lipat tiga keluaran raksasa teknologi asal Korea ini juga dilakukan.

Melansir GSMArena, sebelumnya, protitipe smartphone TriFold telah dipertunjukkan oleh Samsung sejak awal CES 2022. Pada pameran tersebut, mereka menamai hasil uji coba dengan Flex G dan Flex S.

Flex G sendiri merupakan jenis smartphone dengan dua lipatan menuju ke arah yang sama, yakni layar dalam. Hadirnya konsep ini membuat sebagian orang menilai perangkat satu ini terlihat seperti tablet.

Sementara itu, konsep Flex S sendiri dinilai sebagai sebuah desain lebih pasaran dan dikenal oleh sebagian besar orang, karena lipatan menuju dua arah yang berbeda.

Meskipun prototipe di CES 2022 terkesan memiliki konsep-konsep unik, ternyata dari konfirmasi langsung dari petinggi Samsung menunjukkan bahwa smartphone satu ini masih belum memiliki nama resmi.

Walaupun hasil dari diskusi internal mengarah pada satu nama “Galaxy Z TriFold”, banyak penggemar menginginkan nama “Galaxy G Fold” karena keselarasan bentuk dengan konsep.