Sebagai salah satu inovasi yang baru muncul, tentu wajar jika ada kekhawatiran terhadap kacamata pintar Google Glass. Salah satu kekhawatiran yang muncul adalah masalah privasi: Google Glass dianggap bisa menjepret foto seseorang tanpa diketahui orang yang menjadi obyek foto.
Kongres Amerika Serikat pernah menanyakan apakah ada kemungkinan pelanggaran privasi dari penggunaan Google Glass. Google lalu membantah tentang potensi maraknya pelanggaran privasi akibat adanya Google Glass.
Dilansir dari laman Gizmodo, Jumat (17/5/2013), bantahan ini diucapkan Direktur Produk Google Steve Lee, saat menjadi pembicara di acara Google I/O 2013. "Privasi merupakan pikiran yang paling penting bagi kami saat mendesain produk," ucapnya.
Desain yang dibuat pada Glass, menurut Lee, memang tak menggunakan kaca besar yang menutupi mata, seperti di kacamata. Desain ini sengaja dibuat untuk melindungi privasi. Dengan demikian, orang lain pun bisa melihat ke mana arah mata pengguna.
"Anda akan tahu saat pengguna Glass sedang memerhatikan Anda. Saat pakai Glass, tentu pengguna akan melihat ke atas. Saat merekam, tentu pengguna Glass harus fokus mengarahkan ke seseorang yang direkam," ucap Lee.
Sebagai manusia, tentu Anda akan sadar jika ada yang terus memerhatikan. "Jika Anda berada di toilet, dan ada orang yang terus memerhatikan Anda, entah bagaimana dengan Anda, tapi tentu saya langsung kabur," ucap Lee.
Penjelasan Lee ini tentu cukup melegakan. Meski begitu, tentu ada baiknya jika kita tetap berhati-hati terhadap kemajuan teknologi ini. Jika lengah, bukan tak mungkin Glass tetap bisa merekam semua aktivitas kita. (gal/*)
Kongres Amerika Serikat pernah menanyakan apakah ada kemungkinan pelanggaran privasi dari penggunaan Google Glass. Google lalu membantah tentang potensi maraknya pelanggaran privasi akibat adanya Google Glass.
Dilansir dari laman Gizmodo, Jumat (17/5/2013), bantahan ini diucapkan Direktur Produk Google Steve Lee, saat menjadi pembicara di acara Google I/O 2013. "Privasi merupakan pikiran yang paling penting bagi kami saat mendesain produk," ucapnya.
Desain yang dibuat pada Glass, menurut Lee, memang tak menggunakan kaca besar yang menutupi mata, seperti di kacamata. Desain ini sengaja dibuat untuk melindungi privasi. Dengan demikian, orang lain pun bisa melihat ke mana arah mata pengguna.
"Anda akan tahu saat pengguna Glass sedang memerhatikan Anda. Saat pakai Glass, tentu pengguna akan melihat ke atas. Saat merekam, tentu pengguna Glass harus fokus mengarahkan ke seseorang yang direkam," ucap Lee.
Sebagai manusia, tentu Anda akan sadar jika ada yang terus memerhatikan. "Jika Anda berada di toilet, dan ada orang yang terus memerhatikan Anda, entah bagaimana dengan Anda, tapi tentu saya langsung kabur," ucap Lee.
Penjelasan Lee ini tentu cukup melegakan. Meski begitu, tentu ada baiknya jika kita tetap berhati-hati terhadap kemajuan teknologi ini. Jika lengah, bukan tak mungkin Glass tetap bisa merekam semua aktivitas kita. (gal/*)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/59238/original/google-glass-130517c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)