Sukses

Samsung Tidak akan Lagi Rilis Galaxy Note Series

Liputan6.com, Jakarta - Petinggi Samsung Mobile belum lama ini mengkonfirmasi bahwa perusahaan tidak berencana meluncurkan lagi lini smartphone Galaxy Note series.

Meski tidak akan merilis lini smartphone Galaxy Note series, jiwa dan semangat Galaxy Note bakal tetap hidup di model Galaxy S Ultra yang dirilis tiap tahunnya.

Melalui sebuah cuitan, leaker Ice Universe mengunggah foto TM Roh, Presiden Divisi Mobile Samsung Electronics dengan kutipan berikut:

"Mulai tahun ini, Galaxy Note akan hadir dalam bentuk Galaxy S Ultra setiap tahunnya," kata TM dalam cuitan Ice Universe, yang dikutip dari Gizchina, Minggu (3/7/2022).

Sekadar informasi, smartphone terakhir di lini Galaxy Note series adalah Galaxy Note 20. Perangkat ini dirilis pada Agustus 2022.

Selanjutnya, tidak ada lagi lini Galaxy Note di 2021. Pada 2022, Samsung justru menjadikan Galaxy S22 Ultra sebagai suksesor dari Galaxy Note.

Sebelumnya, sudah ada beberapa spekulasi yang menyebut Samsung akan menghentikan seri Note mereka. Namun selama ini perusahaan diam saja saat dikonfirmasi.

Saat Galaxy S21 Ultra mulai bisa didukung fungsi S Pen, makin jelas bahwa seri Note tidak akan dirilis lagi.

Galaxy S22 Ultra memang pas untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Galaxy Note. Dengan begitu, cukup masuk akal jika Samsung ingin tetap mempertahankan Galaxy S Ultra dengan konektivitas S Pen.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informsasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Banyak Penggemar Inginkan S Pen

Laporan Gizchina menyebut, ada banyak penggemar Samsung yang berharap perusahaan tetap menghadirkan S Pen pada Galaxy S23 Ultra yang rilis tahun depan.

Sebelumnya ada informasi kalau Samsung kana merilis Galaxy S23 dan Galaxy S23 Plus yang tidak didukung S Pen, seperti Galaxy S22 dan Galaxy S22 Plus.

Informasi lain dari hasil render menyebut, Galaxy S23 series akan menggunakan punch hole melengkung dengan tepian yang lebih tipis. Screen-to-body ratio smartphone ini bakal makin tinggi karena bezelnya yang sangat tipis.

Tak Rilis Karena Kesuksesan Smartphone Layar Lipat?

Laporan tentang ditiadakannya lini Galaxy Note sudah banyak dibicarakan sejak tahun lalu. Kabarnya, salah satu utama di balik keputusan untuk tidak merilis seri baru Galaxy Note ini adalah karena kesuksesan smartphone layar lipat di pasaran.

Hal ini sepertinya sebuah alasan yang masuk akal. Dikutip dari GSM Arena, Jumat (26/11/2021), Galaxy Note 10 dan Note 20 masing-masing dipesan sekitar 12,7 juta dan 9,7 pada 2019 dan 2020.

Sementara, Galaxy Z Fold sendiri angka pesanannya naik hingga 13 juta secara global. Berdasarkan data ini, keputusan tepat untuk mengganti seri Note dengan Flip dan Fold.

Dengan informasi di atas, wajar bilamana banyak pihak memprediksi perusahaan tidak akan merilis seri Note baru dalam waktu dekat ini atau bisa saja mematikan Galaxy Note ini secara permanen.

3 dari 3 halaman

Tak akan Ada Galaxy S22 FE

Januari tahun 2022, Samsung merilis Galaxy S21 FE. Produk ini merupakan penerus dari Galaxy S20 FE yang rilis tahun sebelumnya, sekaligus menjadi versi paling murah dari Galaxy S21 series.

Namun unggahan terbaru mengenai Galaxy S FE series mengungkap, tahun 2022 ini, Samsung tidak akan merilis penerus dari Galaxy S21 FE yang diduga akan mengusung nama Galaxy S22 FE.

Informasi ini berdasarkan unggahan pengguna Twitter bernama Yogesh Brar.

"Tidak melihat adanya perkembangan aktif tentang Galaxy S22 FE. Boleh dibilang, kita tidak akan melihatnya tahun ini. Tetapi tidak tahu kenapa ada rumor Galaxy S22 FE bakal ditenagai (prosesor MediaTek) Dimensity 9000," kata @heyitsyogesh.

Terlepas dari itu, sejauh ini belum ada informasi resmi dari Samsung mengenai seri Galaxy S FE. Perusahaan pun belum mengkonfirmasi apakah akan atau tidak akan merilis Galaxy S FE series.

Namun, sejumlah warganet mengklaim, Galaxy S FE series agak bertentangan dengan Galaxy S series flagship. Kemungkinan hal ini yang membuat alasan kenapa perusahaan tidak merilis apa pun tahun ini.

(Tin/Isk)