Sukses

Gugur di Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020, Warganet: Terima Kasih Praveen / Melati

Liputan6.com, Jakarta - Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti gugur di perempat final Olimpiade Tokyo 2020. Pebulu tangkis kebanggaan Indonesia ini kalah dalam pertandingan melawan pasangan Tiongkok, Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong pada Rabu (28/7/2021).

Kendati menelan kekecewaan karena atlet kebanggaan gagal melaju ke babak selanjutnya, warganet Indonesia tetap memberikan dukungan dan ucapan terima kasih untuk Praveen dan Melati.

Melati di topik Olympic menjadi salah satu trending topic di lini masa Twitter Indonesia dengan lebih dari 9.300 kicauan.

Banyak warganet yang mengucapkan terima kasih atas perjuangan Praven dan Melati di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Salah satu pengguna Twitter mengicaukan "Terima kasih Praveen/ Melati, yok yok come back stronger," kicaunya di Twitter.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Apresiasi

Pengguna Twitter lainnya juga mengapresiasi kepada Praveen dan Melati. "Terima kasih sudah bekerja keras sampai match hari ini! Jujur menurutku kalian sampai hari ini udah keren banget dan kuat banget dalam permainan! You guys did a great job!" kicau pengguna Twitter.

Pengguna Twitter lainnya juga memberikan ucapan semangat dan dukungan bagi atlet bulutangkis ganda campuran ini. "Comeback stronger. Fokus lagi next turnamen, yuks!" kata warganet ini.

3 dari 3 halaman

Tentang Pertandingan

Sebelumnya, ganda campuran bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020. Praveen Jordan / Melati Daeva harus gugur di perempat final setelah kalah dari pasangan Tiongkok, Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong, Rabu (28/7/2021) WIB.

Praveen / Melati harus bertemu Zheng / Huang setelah hanya finis di urutan kedua grup C. Zheng / Huang menjadi halangan terbesar lantaran pasangan Tiongkok itu merupakan unggulan pertama di nomor ini.

Terbukti, Praveen / Melati kedodoran menghadapi Zheng / Huang. Usai memetik angka pertama, mereka tertinggal 1-5.

Praveen / Melati semakin tertinggal menghadapi permainan Zheng / Huang. Papan angka menunjukkan skor 4-10 untuk keunggulan Zheng / Huang.

Jelang akhir gim pertama, Praveen / Melati mencoba bangkit. Kedudukan pun sempat sama 14-14.

Sayangnya, Praveen / Melati gagal mempertahankan ritme mereka. Pada gim pertama, mereka menyerah 17-21. Awal buruk kembali dialami Praveen / Melati di gim kedua. Mereka tertinggal 6-11 dan mau tak mau harus bekerja keras mengejar ketinggalan.

Akan tetapi, Zheng / Huang berhasil membuktikan kualitas mereka. Praveen / Melati benar-benar tidak bisa merapatkan jarak paling tidak hingga satu poin. Praveen / Melati kalah di kedudukan 21-15. Poin terakhir Zheng / Huang dipetik usai Praveen gagal menuntaskan servisnya.

(Tin/Ysl)