Sukses

Kembangkan Talenta Digital, IDCamp 2021 Tambah Kelas Developer

Liputan6.com, Jakarta - Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) telah masuki tahun ketiga pelaksanaanya. Pasca dimulai 2019, kini IDCamp 2021 menambah kelas developer baru untuk pengembangan digital yang lebih luas.

Ada tiga spesialiasai yang ditambah, diantaranya Back-end developer, Multi apps platform, dan program kerja sama dengan Snap Inc, Augmented Reality Creator Developer.

“Back-end developer ini jadi yang ditunggu-tunggu banyak orang dan diminta peserta, sekarang kita hadirkan di IDCamp 2021,” kata SVP Head of Corporate Communication Indosat Ooredoo, Steve Saerang, Jumat (7/5/2021).

Sementara itu, program AR Creator Development atas kerja sama dengan induk Snapchat itu dihadirkan pada IDCamp 2021. Sebagai informasi, pendaftaran telah dibuka dan bisa diakses melalui laman resmi IDCamp 2021.

Hadirnya kelas baru ini sebagai peningkatan baru dari dua tahun sebelumnya yang dimulai pada Android Developer saja.

Semakin banyaknya kelas developer juga untuk menjawab tantangan kebutuhan sumber daya talenta digital yang dibutuhkan di Indonesia.

 

2 dari 3 halaman

9 Juta Talenta Digital

Sebagai informasi, hingga tahun 2030, Indonesia membutuhkan 9 juta talenta untuk pemenuhan industri ekonomi digital. Di sisi lain, dibutuhkan sebanyak 323.662 sumber daya yang ahli di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Di sektor yang sama, 23 juta lapangan kerja akan digantikan oleh teknologi yang semakin berkembang. Namun, kebutuhan akan talenta digital akan hadir sekitar 27 hingga 40 juta lapangan pekerjaan.

Data lainnya menyebutkan, baru 0,8 persen orang per seribu penduduk Indonesia yang mampu bersaing di sektor digital. Angka itu berada di bawah India dengan 2,0 persen dan China sebesar 3,4 persen.

Ketertinggalan itu diantaranya berada pada sektor Mobile, AR, Data Specialist, Data Scientist, Data Analist dan lain sebagainya.

 

3 dari 3 halaman

Apresiasi Langkah IDCamp

“Saya apresiasi langkah IDCamp ini, karena ada tujuh sektor strategis di Indonesia yang perlu dorongan digital, diantaranya sektor pendidikan, perdagangan, maritim, kesehatan, pariwisata, pertanian dan keuangan,” kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan Kemendikbud, Muhammad Hasan Chabibie.

Dari dua periode pelaksanaan, IDCamp telah menampung 2 persen pertisipan Disabilitas dan 23 persen peserta perempuan dari total 64.710 perserta pelatihan talenta digital.

Kemudian, IDCamp juga telah melakukan sertifikasi ke 13.018 peserta di tingkat beginner hingga profesional.