Sukses

Huawei Mate 30 Pro Dapat Pembaruan ke EMUI 11

Liputan6.com, Jakarta - Huawei mulai memperluas kehadiran EMUI 11. Setelah seri Mate 40 yang hadir dengan EMUI 11, kini giliran Mate 30 Pro mendapatkannya melalui pembaruan software.

Dilansir GSM Arena, Rabu (11/11/2020), Huawei Mate 30 Pro dari tahun lalu menjadi yang pertama menerima pembaruan software tersebut. Namun, pembaruan itu tetap hadir tanpa dukungan layanan Google. EMUI 11 sendiri masih berbasis pada Android 10.

Pembaruan ini menghadirkan UI yang lebih bersih dan berbagai peningkatan baru. Beberapa di antaranya Always-On Display hanya muncul saat pengguna menelepon, dan dukungan multi-window jauh lebih baik.

Pengguna juga mendapatkan privasi lebih baik, kemampuan mengedit notes di beberapa perangkat Huawei secara bersamaan, dan aplikasi penerjemah bawaan.

EMUI 11.0.0.145 dapat diinstal melalui over-the-air (OTA) sebesar 3.18GB. Peluncurannya dilaporkan secara bertahap.

2 dari 3 halaman

Perusahaan Telekomunikasi Brasil Tolak Tekanan AS soal Huawei

Lebih lanjut,  Empat perusahaan telekomunikasi besar Brasil memutuskan untuk tidak bertemu dengan pejabat senior AS. Pertemuan itu pada awalnya disebut agar AS bisa menyarankan tidak menggunakan teknologi Huawei untuk peralatan 5G Brasil.

Menurut sumber, operator telekomunikasi itu menolak undangan Kedutaan Besar AS untuk bertemu pada Senin di Sao Paulo. Mereka dijadwalkan bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk urusan pertumbuhan ekonomi, energi dan lingkungan, Keith Krach.

"Situasi ini tidak sesuai dengan pilihan pasar bebas yang biasa kami lakukan. Kami harus dapat bebas membuat keputusan keuangan terbaik," kata sumber seperti dikutip dari Reuters, Minggu (8/11/2020).

3 dari 3 halaman

Empat Perusahaan Telekomunikasi Brasil

Empat perusahaan tersebut adalah Telefonica Brasil SA, Grupo Oi SA, TIM Participações SA yang dioperasikan oleh Telecom Italia SpA, dan Claro.

Semua perusahan itu sudah menggunakan peralatan Huawei untuk persiapan lelang spektrum pada tahun depan di Brasil. Keempat perusahaan tidak mendukung larangan Huawei yang diminta oleh pemerintah AS.

(Din/Isk)