Sukses

Vivo Ungkap Jadwal Kehadiran Sistem Operasi Pengganti Funtouch

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa hari lalu, Vivo sempat dilaporkan akan menggantikan sistem operasi kustomisasi besutannya, Funtouch OS dengan versi baru yang diberi nama Origin OS.

Kini, setelah sebelumnya masih sebatas rumor, Vivo akhirnya memastikan hal tersebut. Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (31/10/2020), informasi ini diketahui dari akun resmi WeChat milik merek tersebut.

Lewat informasi yang diunggah, Vivo berencana untuk menggelar konferensi pengembang pada 19 November 2020. Event itu akan sekaligus menjadi ajang peluncuran Origin OS.

Hanya untuk sekarang, informasi soal Origin OS masih belum diungkap. Besar kemungkinan, Vivo baru akan mengungkap informasi seputar Origin OS pada event yang digelar bulan depan tersebut.

Kendati demikian, akun Digital Chat Station yang kerap memberikan bocoran tentang berbagai produk digital mengatakan Origin OS akan menjadi peningkatan besar dari Funtouch OS yang ada saat ini.

Adapun Origin OS disebut berasal dari kata "original OS." Masih dari Digital Chat Station, kabarnya Origin OS  dari Vivo ini akan menjadi salah satu custom UI Android terbaik.

2 dari 3 halaman

Ini Harga Vivo V20 dan V20 SE di Indonesia

Lebih lanjut, Vivo pada akhir bulan lalu telah mengumumkan kehadiran smartphone V20 dan V20 SE di Tanah Air. Keduanya dijual dengan harga di bawah Rp 5 juta.

Vivo V20 dibanderol Rp 4.999.000, sedangkan Vivo V20 SE Rp 3.999.000.

Vivo V20 meluncur di pasar dengan dua pilihan warna yaitu Midnight Jazz dan Sunset Melody. Sementara V20 SE tersedia dalam balutan Granity Black dan Oxygen Blue.

3 dari 3 halaman

Kehadiran V20 Pro

Namun untuk varian V20 lain, Senior Brand Manager Vivo Indonesia, Ricky Bunardi, mengatakan pihaknya untuk saat ini akan fokus memasarkan V20 dan V20 SE.

Oleh sebab itu, ia belum bisa memastikan peluncuran varian V20 Pro di Tanah Air.

"Untuk saat ini, fokus kami adalah kedua produk yang baru kami luncurkan. Namun, tapi tidak menutup kemungkinan V20 Pro akan kami bawa," tuturnya.

Ricky mengatakan, produk apa pun yang akan dirilis di Indonesia nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. "Produk yang akan kami hadirkan disesuaikan dengan kebutuhan pasar di Indonesia," sambungnya.

Vivo pun sejauh ini terus memperkuat pasarnya di Indonesia, termasuk di tengah pandemi Covid-19. Beberapa layanan pendukung yang dihadirkan selama pandemi ini antara lain layanan antar ke rumah dan memastikan tim di lapangan menjaga kebersihan.

(Dam/Ysl)