Sukses

WhatsApp Siap Luncurkan Fitur Satu Akun untuk Banyak Perangkat

Liputan6.com, Jakarta - Pada Juli 2020, tim dibalik pengembangan WhatsApp disebut-sebut sedang mempersiapkan fitur yang sudah lama dinanti pengguna.

Adapun fitur tersebut adalah dukungan satu akun WhatsApp untuk beberapa perangkat sekaligus.

Setelah memasuki masa uji coba (beta test) kurang lebih dua bulan lamanya, tersiar kabar tim WhatsApp sedang bersiap untuk merilis fitur ini secara global.

Dikutip dari WABetaInfo, Senin (21/9/2020), fitur ini sudah masuk dalam tahap akhir pengembangan, dan selanjutnya akan diluncurkan pada fase open beta.

Bagi pengguna yang sudah masuk atau mengunduh versi beta aplikasi pesan milik Facebook tersebut, maka akan bisa mencoba fitur tersebut di beberapa hari mendatang.

Informasi, fitur ini akan memungkinkan satu akun WhatsApp dapat terhubung ke empat perangkat dalam waktu yang bersamaan.

 

2 dari 3 halaman

Ditunggu Sejak 2009

ilustrasi whatsapp | pexels.com/@anton-8100

Lebih lanjut, pengguna WhatsApp di berbagai negara sebenarnya sudah menantikan dukungan ke beberapa perangkat sekaligus sejak aplikasi ini diluncurkan pada 2009.

Sinkronisasi antar perangkat yang dapat dipakai dalam waktu bersamaan di WhatsApp saat ini masih belum dapat dilakukan.

Saat ini, WhatsApp hanya mengizinkan satu perangkat untuk terhubung ke sebuah akun. WhatsApp versi desktop pun hanya dapat bekerja jika digabungkan dengan aplikasi yang berjalan di smartphone, "mirroring" aplikasi tersebut.

3 dari 3 halaman

WhatsApp Web Akan Hadirkan Fitur Pemindai Sidik Jari

Ilustrasi WhatsApp (iStockPhoto)

WhatsApp dilaporkan tengah meningkatkan sistem keamanan untuk pengguna yang mengakses layanannya via situs web. Informasi ini diketahui dari laporan WABetainfo beberapa waktu lalu.

Adapun sistem keamanan yang dimaksud, seperti dilansir Business Insider, Sabtu (19/9/2020), adalah dukungan pemindaian sidik jari saat ingin memulai sesi di WhatsApp Web. Karenanya, WhatsApp disebut sudah menyiapkan tim khusus untuk mengembangkan fitur ini.

"Salah satu caranya dilakukan dengan membuka WhatsApp di smartphone dan memindai sidik jarinya di situ untuk memulai sesi web di PC mereka," tulis laporan tersebut.

(Ysl/Isk)