Sukses

Samsung Rilis Charger Nirkabel untuk Sterilkan Smartphone, Bisa Bunuh Virus Corona?

Liputan6.com, Jakarta - Penelitian menunjukkan ada ribuan jenis bakteri yang bersarang di smartphone dan bahkan bakteri di smartphone 10 kali lebih banyak dibanding toilet.

Ilmuwan dari Universitas Oregon, Amerika Serikat (AS), mengungkap keberadaan ribuan bakteri tersebut bukan berasal dari mana-mana, mereka justru berasal dari ujung jari si pengguna smartphone.

Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini kebersihan pribadi menjadi lebih penting dari sebelumnya, dan Samsung menawarkan sebuah solusi.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu meluncurkan charger nirkabel (wireless charger) baru yang dilengkapi alat sterilisasi terintegrasi yang menggunakan sinar UV untuk mensterilkan smartphone kamu.

Menurut Samsung, sebagaimana dilansir Ubergizmo, Jumat (3/7/2020), penggunaan sinar UV akan mampu membunuh sebanyak 99 persen bakteri hanya dalam 10 menit.

Samsung sendiri tidak secara eksplisit menyatakan bahwa UV Sterilizer-nya mampu membasmi virus corona, tetapi sebuah studi penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa sinar ultraviolet C (UVC) mampu membunuh 'lebih dari 99,9 persen virus corona yang ditularkan melalui udara'.

 

2 dari 4 halaman

Tak Cuma Sterilkan Smartphone

Smartphone kamu tentunya membutuhkan waktu lebih dari 10 menit untuk mengisi daya, tetapi karena charger nirkabel ini berfungsi ganda kamu bisa mensterilkannya dan juga mengisi daya pada saat yang sama.

Mengingat ukurannya yang cukup besar, perangkat ini juga bisa mengisi daya gadget lain di luar smartphone. Dengan catatan, gadget nirkabel yang kompatibel seperti Galaxy Buds dan Galaxy Watch.

Dengan demikian, kamu dapat mensterilkan gadget kesayangan kamu yang lain secara bersamaan.

 

3 dari 4 halaman

Berapa Harganya?

Konsep charger nirkabel dengan alat sterilisasi sinar UV terintegrasi sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya sudah ada beberapa konsep serupa yang ditawarkan sejumlah perusahaan teknologi.

Pun demikian, perangkat ini layak untuk dicoba. Saat ini, charger nirkebel tersebut hanya dijual di Thailand dengan harga sekitar US$ 51 atau Rp 740 ribuan.

(Isk/Ysl)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini