Sukses

Infinix dan Vivo Bantu Tanggulangi Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Vendor-vendor smartphone yang beroperasi di Indonesia turut berpartisipasi menanggulangi dampak Covid-19. Ada yang memberikan bantuan bagi anak yatim dan ada pula yang memberikan donasi dalam bentuk alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan.

Vendor smartphone asal Hong Kong Infinix misalnya, melalui program CSR-nya memberikan bantuan berupa paket bahan pokok (sembako) kepada para anak yatim. Bantuan diberikan kepada dua panti asuhan di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Paket sembako diberikan kepada Pondok Yatim dan Dhuafa Jakbar dan Graha Yatim dan Dhuafa Jaktim. Bantuan yang diberikan antara lain berupa beras, makanan instan, dan beberapa kebutuhan dasar kepada para anak yatim.

Bantuan diberikan untuk mencukupi kebutuhan mereka menjelang hari raya Idul Fitri dan untuk menghadapi dampak Covid-19 yang mempersulit mereka untuk mendapatkan bahan makanan.

Kepala Asrama Pondok Yatim & Dhu’afa, Abdul Mutholib mengatakan, bantuan yang diberikan oleh pihak Infinix membantu para anak yatim karena cukup sulit memenuhi kebutuhan dasar karena adanya Covid-19.

"Tentunya dengan bantuan ini, mampu meringankan beban dari mereka yang khususnya terdampak secara ekonomi pada pandemi ini untuk tetap bertahan dan bersemangat di rumah," kata Abdul.

Sementara itu CEO Infinix Smartphone Indonesia Bruno Li mengatakan, apa yang dilakukan merupakan komitmen dari perusahaan dalam membantu mengurangi beban masyarakat di bulan Ramadan dan saat Covid-19.

“Hal seperti ini kami lakukan juga di berbagai negara seperti di Cina, Afrika, dan India. Kami percaya dengan bersama-sama kita berjuang menghadapi masalah ini, cepat atau lambat semuanya akan kembali normal," kata Bruno.

2 dari 3 halaman

Bantuan dari Vivo

Sementara itu, vendor asal Tiongkok Vivo memberikan bantuan berupa alat pelindung diri kepada tenaga kesehatan melalui BNPB.

Total, ada 3.500 unit APD yang didistribusikan ke tenaga kesehatan di seluruh Indonesia melalui BNPB.

Apalagi, saat ini banyak titik di Indonesia yang masih menghadapi kekurangan logistik APD. Padahal keberadaan APD sangat krusial dalam meminimalisasi risiko penularan saat menangani pasien Covid-19.

Digital & PR Director Vivo Indonesia Fachryansyah Farandy mengatakan, pihaknya ikut berempati kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi ini.

3 dari 3 halaman

Bukan Donasi Pertama

Ini bukan donasi pertama yang diberikan Vivo Indonesia. Sebelumnya, Vivo telah berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam penyediaan dan pendistribusian 150.000 unit masker yang dibagikan ke beberapa wilayah di Jabodetabek.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi petugas kesehatan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan di berbagai rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat di berbagai daerah. Kami harap dukungan ini dapat bermanfaat bagi mereka," tutur Fachry dalam keterangan.

"Kami berharap situasi sulit ini dapat segera berakhir. Setiap dukungan yang dapat diberikan akan sangat bermanfaat untuk dapat memerangi pandemi ini bersama-sama," katanya.

(Tin/Why)