Sukses

Ganti Nama, Office 365 Kini Berubah jadi Microsoft 365

Liputan6.com, Jakarta - Microsoft baru saja mengumumkan perubahan nama untuk layanan Office 365. Kini, layanan tersebut bernama Microsoft 365.

Tidak hanya berubah nama, layanan Microsoft 365 pun dibekali dengan beragam kemampuan baru, seperti kecerdasan buatan, konten dan template yang lebih banyak, hingga beragam kemampuan lain berbasis cloud.

"Hari ini, kami menawarkan serangkaian aplikasi kuat dan gratis untuk membantu pengguna menciptakan, membagikan, menghubungkan dan mengkolaborasikan berbagai hal dengan perangkat Windows, macOS, iOS, dan Android," tutur Corporate Vice President Windows and Devices Group, Yusuf Mehdi, dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2020).

Menurut Yusuf, Microsoft 365 dibangun dengan pondasi Office 365, mulai dari Word, Excel, PowerPoint, Skype, Outlook, OneNote, OneDrive, termasuk aplikasi Office gratis.

Tidak hanya memperbarui nama, Microsoft juga membekali layanan ini dengan fitur yang diberi Microsoft Family Safety. Sesuai namanya, fitur ini dirancang agar keluarga tetap aman di dunia maya maupun nyata.

Fitur lain yang juga diperkenalkan dibenamkan di Microsoft Teams. Berbekal satu aplikasi ini, pengguna tidak hanya dapat melakukan obrolan grup atau video call, tapi sekaligus berkolaborasi melakukan to-do-lis, membagi tugas, mengkoordinasikan jadwal, hingga berbagi foto dan video.

Penambahan kemampuan turut dibenamkan di peramban Microsft Edge. Lewat kemampuan baru ini, pengguna peramban anyar tersebut memakai fitur password monitor dan Collections untuk menyederhanakan pencarian.

Seluruh fitur anyar ini sudah tersedia untuk pelanggan Office 365 mulai sekarang. Adapun layanan Microsoft 365 untuk personal dan family baru akan hadir di seluruh dunia pada 21 April 2020.

Biaya untuk layanan Microsoft 365 personal adalah USD 6,99 (Rp 114 ribu) per bulan. Sementara untuk layanan Family, pengguna perlu merogoh kocek USD 9,99 (Rp 163 ribu) per bulan.

2 dari 3 halaman

Aplikasi Microsoft Office di iOS Dapat Pembaruan Tampilan

Sebelumnya, Microsoft Office untuk perangkat berbasis iOS mendapat pembaruan tampilan. Kali ini, tampilan aplikasi Microsoft Office di iOS menjadi lebih simpel dan cepat.

Mengutip Mac Rumors, Kamis (13/2/2020), ada tiba tabs baru di aplikasi Microsoft Office ini, yakni Home, New, dan Open.

Tab Home memungkinkan pengguna untuk masuk ke akun Microsoft, serta melihat file yang terakhir dilihat.

Kemudian melalui tab New pengguna dapat membuat file baru dengan beragam template yang tersedia.

Selanjutnya, tab Open menyediakan opsi untuk membuka file yang disimpan di iPhone, di aplikasi Files, atau di layanan komputasi awan yang didukung.

3 dari 3 halaman

Microsoft Rilis Peta Interaktif untuk Lacak Virus Corona

Terlepas dari kabar itu, Microsoft sendiri baru saja merilis peta interaktif untuk melacak penyebaran virus corona. Perusahaan menggunakan sumber data yang hampir sama seperti situs web Johns Hopkins.

Mengutip laman Ubergizmo, Selasa (17/3/2020), peta tersebut selalu diperbarui dan diklaim cukup akurat karena datanya disusun langsung oleh tim Microsoft.

Menariknya, kamu dapat berinteraksi dengan masing-masing titik data di peta untuk mendapatkan rincian lebih lanjut tentang jumlah kasus yang dikonfirmasi, kasus aktif, kasus yang dipulihkan, dan kasus fatal.

Untuk beberapa lokasi, kamu juga bisa mendapatkan rincian statistik untuk kota/negara bagian.

Selain peta, jaringan berita Bing juga muncul ketika kamu memilih lokasi. Jadi, kamu juga dapat melihat berita terbaru dengan cepat saat memeriksa peta untuk perincian tentang dampak virus corona di seluruh dunia.

(Dam/Ysl)