Sukses

Tri Klaim Koneksi Internet 8 Kali Lebih Cepat Berkat Teknologi Baru

Liputan6.com, Jakarta - Operator 3 Indonesia (Tri) mengumumkan penggunaan teknologi 4,5G Pro yaitu Massive MIMO 32T32R untuk jaringannya di Indonesia, yang diimplementasikan sejak tahun lalu.

Berdasarkan hasil percobaan, teknologi ini mampu menghasilkan koneksi internet hingga 8 kali lipat lebih cepat dibandingkan saat jaringan 4G pertama diperkenalkan pada 2016.

"Kami terus meningkatkan kualitas jaringan setiap tahun dan ini adalah komitmen kami untuk menghubungkan lebih banyak orang, sehingga mereka bisa terhubung ke internet," ungkap Chief Technical Officer Tri, Desmon Cheung, dalam konferensi pers di kawasan Jakarta, Rabu (12/2/2020).

"Jaringan Tri kini memiliki kecepatan hingga 8 kali lebih cepat dan mampu menjangkau 200 juta pengguna," sambungnya.

Selain menghadirkan teknologi baru, sejak awal 2019 hingga Januari 2020, Tri juga melakukan peningkatan lain untuk kemampuan jaringannya.

Perusahaan juga sudah memperluas jaringannya dengan membangun lebih dari 9 ribu Base Transceiver Station (BTS), yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Total BTS Tri saat ini 27 ribu.

2 dari 2 halaman

Total Pelanggan

Jaringan Tri saat ini sudah menjangkau 300 kabupaten, 3.000 kecamatan, dan 33 ribu desa di Indonesia. Total pelanggannya mencapai 42 juta terdaftar, dengan 32 juta pengguna aktif.

Presiden Direktur 3 Indonesia, M. Danny Buldansyah, menargetkan jumlah pelanggan akan tumbuh double digit pada tahun ini.

"Mungkin kita akan bertambah di atas double digit pertumbuhannya," katanya.

Sementara dari sisi rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU), sekira Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu. Sejak program registrasi prabayar, Tri mengklaim pelanggan semakin loyal.

"Sejak prabayar kemarin itu ARPU kami tumbuh karena pelanggan juga semakin loyal. Registrasi prabayar itu membuat konsumen harus memilih salah satu oeprator," jelas Chief Commercial Officer Tri, Dolly Susanto.

(Din/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Smartfren WOW Concert 2020 Akan Kembali Digelar, Kapan?
Artikel Selanjutnya
XL Axiata Optimistis Industri Telekomunikasi Pulih Tahun Ini