Sukses

IDC: Pasar Smartphone Tiongkok Turun 3,6 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Menurut perusahaan riset International Data Corporation (IDC), pasar smartphone Tiongkok masih mengalami penurunan, tapi mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Pasar smartphone Tiongkok pada kuartal III (Q3) 2019 turun 3,6 persen Year-over-Year (YoY), lebih baik dibandingkan dua kuartal sebelumnya.

Dilansir GSM Arena, Kamis (14/11/2019), Huawei menguasai Tiongkok dengan 42 persen pangsa pasar smartphone. Perusahaan mengapalkan 41,5 juta unit smartphone. Pasar smartphone Huawei tumbuh 64,6 persen YoY.

Vivo berada di peringkat kedua dengan 18,3 persen pangsa pasar dan jumlah pengapalan 18,1 juta unit. Posisi lima besar lain ditempati oleh Oppo dengan pangsa pasar 16,6 persen, Xiaomi 9,8 persen, dan Apple 5,6 persen.

Pengapalan smartphone ketiganya secara berturut-turut adalah 16,4 juta, 9,7 juta, dan 8,1 juta unit. Secara keseluruhan, pengapalan smartphone di Tiongkok mencapai 98,9 juta unit pada Q3 2019.

IDC meyakini 5G akan menjadi faktor pendorong utama untuk pertumbuhan pasar smartphone pada kuartal-kuartal selanjutnya. Terutama ketika teknologi tersebut sudah tersedia pada perangkat segmen menengah dan bawah.

2 dari 2 halaman

IDC: Pasar Smartphone Dunia Tumbuh 0,8 Persen

IDC sebelumnya juga merilis data tentang kondisi pasar smartphone pada Q3 2019. Berdasarkan data itu, pengapalan smartphone dunia diperkirakan tumbuh 0,8 persen dibandingkan tahun lalu.

Pengapalan smartphone pada Q3 2019 mencapai 358,3 juta unit, naik dari 355,6 juta unit pada Q3 2018. Namun dibanding Q2 2019, jumlahnya tumbuh 8,1 persen.

Samsung masih memimpin pasar smartphone global dengan 78,2 juta unit dan 21,8 persen pangsa pasar. Huawei berada di peringkat kedua dengan pengapalan 66,6 juta smartphone dan 18,6 persen pangsa pasar.

Huawei juga menjadi vendor dengan pertumbuhan terbesar YoY. Pengapalan smartphone Huawei tumbuh 28,2 persen yang diperkirakan berkat respons positif dari pasar Tiongkok.

Sementara Apple berada di peringat ketiga dengan 46,6 juta unit dan 13 persen pangsa pasar. Posisi lima besar lain ditempat oleh Xiaomi dengan pengapalan 32,7 juta unit smartphone, dan Oppo 31,2 juta unit. Masing-masing memiliki 9,1 persen dan 8,7 persen pangsa pasar.

(Din/Ysl)

Loading
Artikel Selanjutnya
Kapasitas Baterai Samsung Galaxy S11 Lebih Besar Ketimbang Galaxy S10
Artikel Selanjutnya
Ingin Beli Smartphone Harga Sejutaan? Yuk, Cek Rekomendasinya di Sini