Sukses

Asteroid Hantam Jupiter Terpantau dari Bumi

Liputan6.com, Jakarta - Astronom amatir Ethan Chappel berhasil menemukan hal spektakuler dengan teleskopnya. Temuan ini didapatkan ketika Chappel tengah merekam kilatan terang di permukaan Jupiter.

Sekadar informasi, planet terbesar di Tata Surya ini secara rutin memang memberikan gambaran menakjubkan.

Namun, kilatan yang berhasil direkam oleh Chappel diprediksi merupakan dampak dari benda asing yang menabraknya.

Mengutip laman CNET, Sabtu (10/8/2019), Chappel mulanya mengarahkan teleskopnya ke planet yang terbuat dari kumpulan gas itu. Ia kemudian menangkap penampakan material warna putih di sisi kanan planet tersebut, pada 7 Agustus 2019.

Meski belum dikonfirmasi pengamat, foto itu terlihat seperti asteroid besar yang menabrak planet Jupiter.

Lampu kilat singkat dan cepat hilang itu membuat orang berpikir bahwa kemungkinan ada dampak dari kejadian tersebut.

2 dari 3 halaman

Dibenarkan Astronom

Astronom Dr Heiding B Hammel menuliskan di Twitternya, "Ada tabrakan di Jupiter."

Ia menambahkan, "Sebuah meteor, dan tidak meninggalkan puing-puing gelap seperti yang dilakukan oleh SL9, 25 tahun lalu."

Sekadar informasi, SL9 merupakan komet Shoemaker-Levy 9, yang menabrak Jupiter pada 1994. Hammel saat itu memimpin tim yang menggunakan teleskop Hubble Space untuk mempelajari bagaimana dampak tabrakan terhadap Jupiter.

3 dari 3 halaman

Asteroid Seukuran Bumi?

Terlepas dari itu, satu hal yang patut dipertimbangkan adalah kemungkinan ukuran kilat yang hampir seukuran Bumi. Tentu ukuran ini sangat kecil di sebelah Jupiter.

Meski demikian, tak bisa ditarik kesimpulan bahwa asteroid yang menabrak Jupiter berukuran sebesar Bumi. Namun, perlu diketahui bahwa tabrakan itu telah melepaskan energi ledakan.

Bob King dari Sky and Telescope mengatakan, jika terkonfirmasi, tabrakan ini bakal menjadi trabrakan ketujuh Jupiter.

(Tin/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
4,5 Miliar Tahun Lalu Jupiter Pernah Dihantam Planet Lain
Artikel Selanjutnya
Lagi, Asteroid Besar Bakal Lintasi Bumi