Sukses

Grab Gelar Ajang Pencarian Bakat Startup Lewat Thinkubator

Liputan6.com, Jakarta - Grab secara resmi meluncurkan ajang pencarian startup terbaik di Indonesia. Bertajuk Thinkubator Conference dan Startup Competition, ajang ini membuka kesempatan bagi para startup untuk mendapatkan ilmu dan memperluas jaringan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan, menuturkan ajang ini bermula dari perbincangannya dengan CEO sekaligus co-founder Grab, Anthony Tan, saat bertemu di ajang Davos World Economic Forum beberapa waktu lalu.

"Ini berawal dari Davos, waktu berbincang bersama Anthony Tan. Sebab, waktu bertugas di Kantor Staf Presiden pernah membuat kompetisi Hackathon dan hasilnya ternyata mengagetkan," tuturnya saat pembukaan Thinkubator di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Menurut Luhut, dia tidak menyangka bahwa pemenang ajang Hackathon 2015, yaitu Aruna kini sudah jauh berkembang.

Sebelumnya, kata Luhut, Aruna merupakan perusahaan rintisan biasa, tapi sekarang sudah bernilai jutaan dolar.

"Jadi, ajang ini dapat menjadi anak muda untuk mewujudkan mimpinya," lanjutnya menjelaskan.

Oleh sebab itu, dia mengajak para peserta Thinkubator tidak perlu berkecil hati dan terus berjuang secara adil dalam kompetisi ini.

Lebih lanjut President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menuturkan ajang ini sudah dibuka pendaftarannya sejak 5 hingga 21 Maret 2019. Ada total 1.169 startup yang mendaftar dalam ajang ini.

"Dari situ dilakukan penyaringan, terpilih 150 startup. Setengah di antaranya berada di luar Jabodetabek dan 17 dari total berasal dari Luar Jawa," ujar Ridzki.

Tidak hanya itu, ajang kali ini juga bersifat inklusif. Sebab, ada 35 founder dan co-founder dari peserta Thinkubator yang merupakan perempuan.

"Jadi, hal ini sangat luar biasa," tuturnya. Dari 150 startup nantinya akan dipilih enam finalis untuk mengikuti penjurian langsung oleh Ketua CT Corp, Chairul Tanjung, Pendiri Tokopedia William Tanuwijaya, dan Direktur Eksekutif KSEI Friderica Widyasari Dewi.

Para finalis Thinkubator akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendanaan dengan total Rp 3 miliar.

Selain itu, mereka juga akan mendapatkan akses ke Microsoft Azure untuk mengembangkan bisnis.

2 dari 2 halaman

Siap Menjelajah Asia Tenggara

Untuk pertama, ajang Thinkubator memang diadakan di Indonesia, tapi Ridzki menuturkan konsep serupa akan dibawa ke tingkat Asia Tenggara.

"Ajang premiere Thinkubator memang di Indonesia. Lalu, kami akan bawa ke Asia Tenggara dengan konsep yang sama dan tentu akan ada pula grand finale," tuturnya menjelaskan.

Perlu diketahui, startupĀ yang mengikuti ajang Thinkubator ini berasal dari beragam bidang, mulai dari transportasi, logistik, pertanian, hingga e-Commerce.

Ajang ini juga hasil kolaborasi Grab bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kantor Staf Presiden, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Ekonomi Kreatif, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal.

(Dam/Jek)

Loading
Artikel Selanjutnya
Menyusul Singapura, Grab Bakal Jalankan Proyek Mobil Listrik di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Grab Bakal Pakai Kendaraan Listrik, Apa Untungnya bagi Mitra Pengemudi?