Sukses

Rencana ESL Kembangkan Ekosistem Esports di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - ESL (Electronics Sports League) tak dimungkiri merupakan salah satu penyelenggara esports terbesar di dunia.

Kini, bekerja sama dengan Salim Group, ESL menggelar kompetisi esports pertamanya di Indonesia bertajuk ESL Indonesia Championship.

Menurut SVP ESL Asia-Pacific, Japan, Indonesia, Nick Vanzetti, ESL memiliki rencana yang cukup panjang di Indonesia. Gelaran ESL Indonesia Championship merupakan salah satu awal dari rencana tersebut.

"Kami tidak ingin membuat sebuah event kompetisi yang berlangsung hanya satu season, tapi berkelanjutan. Karenanya, dibutuhkan sebuah roadmap untuk melakukan hal tersebut," tutur Nick usai konferensi pers ESL Indonesia Championship di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Meski belum memiliki rencana pasti, Nick sempat mengungkap sejumlah hal yang dapat dilakukan oleh ESL di Indonesia. Salah satunya adalah menggelar grand final ISL Indonesia Championship di kota lain, tidak hanya Jakarta.

"Tidak tertutup kemungkinan untuk mengembangkan kompetisi ke lebih banyak judul gim, menjangkau lebih banyak komunitas dan fans. Yang jelas, kami ingin serius untuk mengembangkan (esports) ini," ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut Nick menuturkan ESL mungkin saja menghadirkan gelaran berskala global di Indonesia, meski harus melihat animo publik Tanah Air.

Untuk diketahui, ESL dikenal memiliki kompetisi bertajuk ESL One yang mempertandingkan para jawara esports dunia.

Tidak hanya kompetisi, ESL juga memungkinkan tim Indonesia terhubung dengan ekosistem esports global. Hal itu dimungkinkan mengingat ESL sudah menggelar banyak event esports di seluruh dunia.

2 dari 2 halaman

Grand Final ESL Indonesia Championship Siap Hadir Maret 2019

ESL (Electronic Sports League) baru saja mengumumkan akan menggelar acara puncak dari ESL Indonesia Championship. Ajang ini merupakan hasil kerja sama ESL dengan Salim Group.

Adapun grand finals dari ESL Indonesia Championship akan digelar pada 29 dan 30 Maret 2019 di Jakarta International Expo (JI Expo). Tidak hanya grand final, ESL juga akan menggelar ajang ESL Clash of Nation di waktu yang sama, yakni 29 hingga 31 Maret 2019.

Ajang ini akan mempertemukan para jawara esports di wilayah Asia Tenggara untuk saling berebut titel juara. Jadi, dua tim unggulan Arena of Valor dari ESL Indonesia Championship berhak melaju ke ajang ESL Clash of Nations.

Untuk diketahui, ESL Indonesia Championship akan mempertandingkan dua gim, yakni Arena of Valor dan Dota 2. SVP ESL Asia-Pacific, Japan, Indonesia Nick Vanzetti menuturkan ajang Clash of Nations merupakan ajang bagi pemain esports Indonesia bertanding di tingkat Asia Tenggara.

"Ajang ini kami hadirkan untuk memberikan kesempatan bagi juara asal Indonesia melawan tim lain dari negara di Asia Tenggara," tuturnya saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/2/2019). Selain Indonesia, negara lain yang ikut berpartisipasi adalah Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Singapura.

Nantinya, total hadiah yang disiapkan untuk seluruh kompetisi ini, baik ESL Indonesia Championship dan Clash of Nation mencapai US$ 150 ribu. Selain menampilkan pertandingan, ada sejumlah kegiatan lain yang dapat ditemukan pengunjung, seperti berinteraksi dengan tim atau pro player favorit.

Penjualan tiket untuk kedua event itu dapat dibeli melalui Elevenia sebagai rekanan resmi. Harga tiket masuk untuk satu hari adalah Rp 30 ribu, sedangkan tiket premium untuk tiga hari adalah Rp 150 ribu.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

4G Plus Kuat IM3 Ooredoo #MakinKuatInternetan
Loading
Artikel Selanjutnya
Grand Final ESL Indonesia Championship Siap Hadir Maret 2019
Artikel Selanjutnya
Acer Perkuat Komitmen Dukung Esports di Indonesia