Sukses

Dirilis Maret 2019, Berapa Harga Smartphone Layar Lipat Samsung?

Liputan6.com, Jakarta - Samsung belum lama ini menunjukkan inovasi terbarunya di bidang smartphone.

Perusahaan global asal Korea Selatan itu, memamerkan inovasi smartphone layar lipat dalam konferensi pengembangnya.

Kini, berdasarkan laporan dari kantor berita Yonhap News Agency, Samsung telah memiliki nama resmi dan tanggal rilis untuk perangkat tersebut.

Selain itu, Samsung juga mulai memberikan bocoran terkait harga smartphone layar lipatnya.

Mengutip laman The Verge, Selasa (13/11/2018), smartphone layar lipat ini akan diberi nama Galaxy F dan bakal dirilis sekitar Maret 2019. Sementara, perangkat flagship Galaxy S akan dirilis sekitar Februari 2019.

Tidak seperti Galaxy S yang diproduksi secara masal, smartphone layar lipat Galaxy F kemungkinan akan menjadi perangkat eklusif.

Harganya pun akan cukup mahal, yakni US$ 1.770 atau setara Rp 26,3 jutaan. Kendati demikian, Samsung belum menetapkan harga pasti untuk perangkat ini.

Sebelumnya, bos Samsung Mobile DJ Koh mengatakan, perusahaan berencana mengirimkan satu juta perangkat layar lipat pada 2019.

Masih dari seorang sumber, Yonhap mengatakan, Samsung berencana menambahkan dukungan ke 5G untuk perangkat Galaxy S10 yang akan rilis Februari 2018.

Kemungkinan, peluncuran Galaxy S10 akan dilakukan di ajang Mobile World Congress di Barcelona akhir Februari 2019.

2 dari 3 halaman

Targetkan 1 Juta Smartphone Layar Lipat

Sebelumnya, Samsung dilaporkan tidak akan berlama-lama untuk mulai memproduksi smartphone layar lipatnya. Hal itu diungkapkan langsung oleh SVP Mobile Marketing Samsung Justin Dennison beberapa waktu lalu.

Menurutnya, smartphone dengan teknologi layar Infinity Flex ini akan mulai diproduksi massal dalam beberapa bulan mendatang. Samsung sendiri menurut laporan Yonhap News juga menyiapkan jumlah unit yang akan diproduksi.

Dikutip dari Phone Arena, Senin (12/11/2018), informasi itu diumumkan oleh President of Samsung Electronics DJ Koh. Dia menuturkan, pihaknya akan memproduksi setidaknya satu juta unit dan akan bertambah bila respons pasar positif.

Lebih lanjut, Koh memperkirakan bahwa bentuk layar lipat ini tidak akan menggantikan model yang umum digunakan smartphone saat ini. Kendati demikian, model layar lipat dapat menjadi pelopor layar yang dapat direnggangkan.

3 dari 3 halaman

Penjualan Mulai Paruh Pertama 2019

Samsung sendiri, menurut Koh, akan memulai penjualan smartphone layar lipat ini pada paruh pertama tahun depan. Sayangnya, dia tidak mengungkap jadwal pasti dari peluncuran tersebut.

Dia juga tidak menampik bahwa Samsung bukan menjadi perusahaan pertama yang memperkenalkan smartphone layar lipat.

Perusahaan asal Korea Selatan itu kalah cepat dari Royole FlexPai yang diungkap pada 31 Oktober 2018.

Meski kalah cepat, Samsung menyebut perusahaan tidak terlalu memuji perusahaan itu.

Koh beralasan, Samsung menyertakan perhatian khusus pada smartphone layar lipatnya terutama dalam hal pengalaman penggunaan.

"Perbedaan smartphone layar lipat Samsung adalah mengejar user experience optimal, baterai, dan ringan. Kami sudah bertemu dengan CEO Google Sundar Pichai dan menyiapkan tim khusus. Kami ingin menciptakan pengalaman optimal sebelum rilis," tuturnya.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Galaxy S9, S9 Plus, dan Note 9 Kebagian Android Pie Januari 2019
Artikel Selanjutnya
Galaxy J4 Core, Smartphone Android Go Kedua dari Samsung