Sukses

Realisasi eSports Jadi Bagian Olimpiade Semakin Dekat

Liputan6.com, Jakarta - Debat panjang tentang apakah eSports masuk ke dalam kategori olahraga tradisional atau tidak, tampaknya semakin mendekati titik terang.

Baru-baru ini, pengurus resmi International Olympic Committee (IOC) dan Global Association of International Sports Federations (GAISF), melakukan pertemuan yang membahas soal masa depan eSports ini.

Digelar di Lausanne, Swiss, forum mempertemukan para profesional dan administrasi dengan 150 anggota komunitas, terdiri dari penerbit gim, pemain profesional, dan media.

Meski belum ada rencana resmi yang menyebutkan akan mengintegrasikan eSports ke dalam Olimpiade, IOC dan GAISF mengumumkan, mereka akan membentuk tim khusus.

Dikutip dari laman Endgadget, Senin (30/7/2018), tim khusus yang diberi nama eSports Liaison Group akan bertugas agar rencana kolaborasi eSports di Olimpiade ini tetap berjalan dan terwujud.

Grup tersebut dijadwalkan bakal melakukan presentasi di rangkaian acara hingga akhir tahun ini, mulai dari Olympism in Action Forum di Buenos Aires pada awal Oktober hingga Olympic Summit pada akhir Desember 2018 di Tokyo, Jepang.

 

2 dari 3 halaman

Perjalanan Masih Panjang

Beberapa gamer sedang bermain gim (Dewi Widya Ningrum/Liputan6.com)

Lebih lanjut, perjalanan eSports sebagai salah satu cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di Olimpiade masih panjang.

Walau sudah banyak diskusi yang sudah dan akan dilakukan, kemungkinan besar eSports akan melakukan debut di Olimpiade 2024 Paris.

Berhubung masih ada waktu enam tahun lagi, pastinya bakal muncul keputusan dan kabar menarik berhubungan dengan masa depan eSports.

 

3 dari 3 halaman

eSports di Asian Games 2018

Superman hadir di Arena of Valor. Liputan6.com/ Yuslianson

Setelah mengungkap Arena of Valor menjadi satu dari enam gim yang akan dieksebisikan pada ajang Asian Games 2018, gamer di Tanah Air akhirnya mengetahui lima gim lain yang akan turut meramaikan ajang olahraga empat tahunan terbesar di Asia tersebut.

Kabar ini diungkap langsung oleh pihak Federasi eSports Asia (Asian eSports Federation, AESF) via IeSPA selaku asosiasi eSports di Indonesia.

Adapun kelima gim yang akan dieksibisikan pada Asian Games 2018, yakni League of Legends, Pro Evolution Soccer, Clash Royale, Hearthstone, dan StarCraft II.

Dihubungi Tekno Liputan6.com, Minggu (13/5/2018), Eddy Lim selaku Ketua Umum IeSPA, mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

"Iya, keenam gim yang diinformasikan saat ini akan meramaikan ajang Asian Games 2018," ujarnya.

(Ysl/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
KOI Masih Mengitung Anggaran Kontingen Merah Putih untuk Olimpiade Tokyo
Artikel Selanjutnya
Saksikan Live Streaming Main PUBG Mobile Bareng Jess Chla di Vidio Esports