Sukses

WhatsApp Tumbang 2 Jam di Malam Tahun Baru, Pengguna Protes

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp mengalami gangguan pada malam tahun baru 2018, Minggu (31/12/2017). Gangguan tersebut dialami sejumlah pengguna di beberapa negara. Karena down di waktu yang krusial, sejumlah pengguna pun protes berat.

Menurut informasi yang dilansir dari Digital Trends pada Senin (1/1/2018), WhatsApp sempat tumbang di wilayah Asia, Eropa, dan Amerika Serikat (AS). Down Detector juga mengungkap beberapa negara lain yang mengalami gangguan antara lain seperti Inggris, Belanda, dan beberapa negara Eropa lainnya.

Parahnya, gangguan WhatsApp berlangsung hampir dua jam menjelang pergantian tahun. Akibatnya, pengguna tidak bisa berkirim dan menerima pesan. Mereka juga mengeluhkan hal ini di media sosial.

WhatsApp sendiri sudah beberapa kali sempat tumbang di sepanjang 2017. Tetap saja, pengguna banyak yang komplain karena koneksi yang tidak bisa diandalkan.

 

1 dari 3 halaman

Sempat Down pada November 2017

Pada November 2017 contohnya, WhatsApp sempat down di beberapa wilayah. Dalam laman Down Detector juga disebutkan bahwa masalah utama yang dikeluhkan pengguna WhatsApp adalah masalah koneksi (52 persen), kesulitan mengirim dan menerima pesan (41 persen), hingga sulit melakukan login (5 persen).

Berdasarkan peta live outage milik Down Detector, beberapa wilayah yang terdampak tumbangnya layanan WhatsApp adalah Eropa, terutama Inggris, Belanda, Belgia, Luxemburg, Swiss, Prancis, Jerman, Ceko, Spanyol, Italia, dan Turki.

Selain itu, tumbangnya layanan WhatsApp juga dilaporkan di sejumlah negara di Asia, seperti India, sebagian Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

2 dari 3 halaman

WhatsApp Setop Beroperasi di Sejumlah OS Mobile

WhatsApp sendiri dilaporkan akan berhenti beroperasi di sejumlah sistem operasi mobile terhitung mulai dari 31 Desember 2017.

Keputusan ini tak aneh mengingat aplikasi chatting itu mengakui hanya akan mendukung platform populer di masa depan.

"Seperti yang kami rencanakan untuk tujuh tahun ke depan, kami ingin fokus pada mobile platform yang banyak digunakan oleh banyak orang," tutur perusahaan dalam blog resminya yang diunggah Februari 2016.

Layanan itu akan mulai menghentikan dukungan untuk system operasi BlackBerry dan BlackBerry 10 setelah 31 Desember 2017. Penghentian juga berlaku untuk Windows Phone 8.0 dan versi di atasnya.

Sementara layanan untuk Nokia S40 akan berhenti setelah 31 Desember 2018. Meski masuk dalam daftar sistem operasi terbanyak, Android versi lawas tak luput dari pemberhentian dukungan oleh WhatsApp.

Perusahaan menyebut dukungan Android versi 2.3.7 dan generasi yang lebih tua akan berhenti setelah 1 Februari 2020. Karenanya, WhatsApp mengingatkan sejumlah fitur mungkin akan berhenti berfungsi mengingat dukungan sistem operasi sudah berhenti.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama WhatsApp melakukan hal tersebut. Sebelumnya, perusahaan menghentikan dukungan untuk Android 2.1 dan Android 2.2, Windows Phone 7, dan iPhone 3GS/iOS 6.

"Ini adalah keputusan yang sulit, tapi merupakan cara untuk memberi kesempatan bagi pengguna untuk berhubungan dengan teman, keluarga, dan orang yang dicintai menggunakan WhatsApp," tutur WhatsApp.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Artikel Selanjutnya
5 Negara dengan Jumlah Pengguna Media Sosial Terbanyak, Indonesia Berapa?
Artikel Selanjutnya
Iran Larang Anak Sekolah Pakai Media Sosial Asing