Sukses

Wawancara Khusus: Belajar Coding tanpa Pusing di CodeSaya

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah-tengah geliat teknologi dan informasi yang sedang bergairah saat ini, pemrogram (programmer) atau coder tampak menjadi profesi menarik sekaligus bergengsi.

Tak percaya? Tengok saja, jurusan-jurusan di bidang teknologi dan informasi biasanya ada di daftar jurusan paling banyak diminati di perguruan tinggi. Jurusan-jurusan tersebut dianggap oleh sebagian (calon) mahasiswa--atau orang tuanya--sebagai jurusan yang menjanjikan karier cemerlang. Menarik, bukan?

Namun tentu akan lebih menarik lagi jika orang yang bisa belajar pemrograman (programming) atau penyandian (coding) bukan hanya orang di jurusan-jurusan tersebut. Melihat hal ini sebagai peluang, Ganis Zulfa Santoso membuka sebuah "sekolah coding" bernama CodeSaya.


Lulusan program sarjana teknik elektro di Universitas Indonesia dan magister teknik komputer di Chosun University, Korea Selatan tersebut mendeskripsikan CodeSaya sebagai tempat belajar coding yang mudah, seru, dan gratis. Melalui CodeSaya, Ganis yang mengidolakan sosok Elon Musk dan Mark Zuckerberg ini optimistis mengusung misi "Menciptakan media pembelajaran teknologi yang terbaik bagi Indonesia."

Tanpa basa-basi lagi, berikut ini wawancara Tekno Liputan6.com dengan Ganis Zulfa Santoso, CEO CodeSaya.

1. Apa yang melatarbelakangi Anda membuat CodeSaya?

CodeSaya dibuat karena kami menyadari dua hal: 1) kurangnya sumber pembelajaran di Indonesia terkait dunia teknologi; 2) banyak lulusan jurusan TI dan Komputer--dan jurusan lainnya yang linear--di Indonesia tidak bisa coding. Sementara itu, di dunia yang makin serba digital, jumlah lulusan yang mahir coding harus makin banyak. Jangan sampai perusahaan lokal Indonesia terpaksa mencari coder berkualitas ke luar Indonesia.

2. Di deskripsi situs web CodeSaya, Anda mengatakan CodeSaya sebagai tempat belajar coding yang mudah, seru, dan gratis. Apa yang membuat belajar coding di CodeSaya mudah dan seru?

Umumnya belajar coding mengharuskan kita untuk mengunduh (download) dan memasang (install) program yang kompatibel dengan sistem operasi perangkat kita. Syukur-syukur kalau tidak ada masalah.

Di CodeSaya semua itu tidak perlu. Siapa pun yang ingin belajar coding bisa langsung melakukannya di halaman situs web CodeSaya. Karena itu, saya katakan bahwa belajar coding di CodeSaya mudah.

Kemudian belajar coding di CodeSaya seru karena kemampuan dan pemahaman seseorang terhadap setiap materi akan langsung diperiksa dengan sebuah soal coding. Jika ia berhasil melewatinya, ia akan mendapatkan poin.

Setelah mencapai poin tertentu atau menyelesaikan sebuah kelas, ia bisa mendapatkan sebuah lencana. Intinya sistem belajarnya seperti bermain gim (game).

3. Kalau materi coding diberikan secara gratis, dari mana CodeSaya mendapat profit?

Saat ini kami tidak terlalu berfokus untuk mencari profit, melainkan berupaya untuk meningkatkan pengalaman belajar pengguna dan menambah jumlah kelas. Akan tetapi ke depannya kami memiliki rencana untuk menjual paket premium. Pengguna premium akan mendapatkan fitur-fitur khusus. Meski demikian, semua kelas di CodeSaya tetap gratis.

4. Saat ini terdapat 4 kelas pemrograman di CodeSaya yakni Python, PHP, JavaScript, dan Git. Mengapa memilih 4 bahasa pemrograman tersebut?

Kami memang sengaja berfokus ke bahasa pemrograman untuk pengembangan situs web karena membuat situs web adalah salah satu cara termudah untuk belajar pemrograman.

Adapun Python selain untuk pengembangan situs web juga merupakan sebuah bahasa yang makin naik daun karena serba bisa dan memiliki banyak modul. Kelas Git dibuka sebagai pelajaran bahwa kami tidak hanya fokus ke belajar coding, tetapi juga ke best practice di industri TI yaitu menggunakan revision control dalam pemograman.

5. Ada peluang memperluas cakupan ke bahasa pemrograman lainnya?

Tentu saja. Dalam waktu dekat, kami akan membuka kelas lainnya. Kami akan membuka kelas yang tidak hanya ditujukan untuk pengembangan situs web, tetapi juga kelas tentang framework dan pembuatan aplikasi mobile. Selain itu akan ada tipe pembelajaran baru, sehingga belajar di CodeSaya makin nyata manfaatnya.

2 dari 2 halaman

Wawancara Khusus: Belajar Coding tanpa Pusing di CodeSaya

6. Apa fitur andalan CodeSaya?

  • Belajar langsung di peramban (browser) tanpa memasang (install) apa pun
  • Sistem permainan dalam belajar
  • Fitur Diskusi dan Artikel; fitur ini menghidupkan komunitas di CodeSaya dalam berbagi ilmu
  • Tampilan intuitif, menarik, dan mobile-friendly.

7. Selama CodeSaya berjalan, apa tantangan tersulit yang telah dihadapi?

Secara teknis, yang paling sulit adalah menjalankan code dari user karena pastinya ada saja user jahil yang menyisipkan code berbahaya. Terbukti, dari hari pertama CodeSaya diluncurkan, sudah banyak usaha-usaha untuk mengambil alih server.

Untungnya hingga saat ini belum ada yang berhasil karena kami menerapkan keamanan berlipat untuk menjalankan code dari user. Malah ada beberapa user kami yang membantu menjaga keamanan di CodeSaya.

8. Sudah dapat pendanaan?

Saat ini belum.

9. Apa target jangka pendek dan jangka panjang CodeSaya?

Target jangka pendek kami adalah meningkatkan kualitas pengalaman belajar dan kuantitas kelas kami. Untuk jangka panjang, kami ingin menjadi media pembelajaran teknologi terbaik di Indonesia.

10. Apa saja milestone yang sudah diraih CodeSaya sejak pertama kali diluncurkan?

  • Juli 2013 - diluncurkan
  • January 2014 - 1.000 user
  • Maret 2014 - 100.000 code tersimpan
  • Juni 2015 - 10.000 lencana diberikan ke user
  • January 2016 - 10.000 user
  • Mei 2016 - 1.000.000 code tersimpan
    Code tersimpan adalah code yang dikirimkan oleh user terdaftar sebagai salah satu metrik penting bagi CodeSaya. Jika rasio jumlah code tersimpan terhadap jumlah user makin tinggi, artinya user makin banyak mengerjakan soal dan makin enjoy belajar di CodeSaya.

(Why/Ysl)