Sukses

Apple Jadi Perusahaan Teknologi Terbesar Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Penurunan penjualan iPhone untuk pertama kalinya pada bulan April lalu sempat mengundang tanya beberapa pengamat mengenai "nasib" Apple di kemudian hari. Meskipun dilanda sejumlah kecemasan, CEO Apple Tim Cook terbukti menjadi nakhoda handal bagi Apple.

Di antara perusahaan teknologi dunia, merujuk pada laporan Forbes, Senin (30/5/2016), Apple meraup pemasukan tertinggi yakni US$233 miliar, dengan laba US$53 miliar, aset US$239 miliar, dan kapitalisasi pasar US$ 586 miliar selama setahun terakhir.

Hasil ini membuat Apple tidak hanya menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia, tetapi juga mengantarkan Apple menjadi perusahaan terbesar ke-8 di dunia. Pencapaian ini menandai kembalinya Apple ke dalam daftar 10 perusahaan terbesar di dunia dan daftar 4 perusahaan terbesar di Amerika Serikat (AS) pada Forbes Global 2000 edisi 2016.

Global 2000 merupakan peringkat tahunan yang dirilis FORBES mengenai perusahaan publik terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Secara sederhana, peringkat ini didasarkan pada empat metrik yang setara satu sama lain yaitu pendapatan, laba, aset, dan kapitalisasi pasar.

Daftar yang dirilis pada 2016 ini mencakup perusahaan dari enam puluh tiga (63) negara. Pada tahun lalu, perusahaan-perusahaan ini secara kolektif mengantongi US$35 triliun pemasukan dan US$2,4 triliun keuntungan. Mereka memiliki total aset senilai $162 triliun dan kapitalisasi pasar gabungan US$44 triliun.

Salah satu fakta menarik di daftar ini adalah, perusahaan Tiongkok harus mengakui dominasi perusahaan besar dari Amerika Serikat, dengan Apple bertengger di puncak daftar perusahaan teknologi terbesar Amerika. Padahal, dua tahun berturut-turut bank Tiongkok menduduki tiga posisi teratas pada daftar lengkap tersebut.

Empat belas (14) dari dua puluh lima (25) perusahaan teknologi terbesar di dunia berasal dari AS, termasuk tujuh (7) dari sepuluh (10) terbesar di perusahaan-perusahaan itu adalah Apple, Microsoft, Alphabet, Intel, IBM, Cisco Systems, dan Oracle.

Kawasan Asia-Pasifik juga mewakili sebagian besar sisa daftar itu dengan delapan (8) perusahaan--tiga dari Tiongkok, masing-masing dua dari Taiwan dan Korea Selatan, serta satu dari India. Kemudian Jerman, Swedia, dan Finlandia melengkapi daftar dua puluh lima (25) perusahaan terbesar dunia tersebut.

Samsung diketahui duduk di tempat kedua, dengan US$ 177 miliar pemasukan, US$ 16,5 miliar keuntungan, US$ 206,5 miliar aset, dan US$ 216 miliar kapitalisasi pasar. Selanjutnya Microsoft meraup US$ 86,5 pemasukan, US$10 miliar keuntungan, US$ 182 miliar aset, dan US$ 407 kapitalisasi pasar.

(Why/Ysl)

Loading