Sukses

Teleskop Hubble Abadikan Citra Galaksi Terjauh

Liputan6.com, Jakarta - NASA baru saja mengumumkan bahwa sekelompok astronom internasional telah menemukan galaksi terjauh. Galaksi yang berhasil dicitrakan lewat teleskop Hubble ini disebut menjadi galaksi terjauh yang pernah diketahui.

Mengutip informasi dari laman Tech Times, Rabu (9/3/2016), galaksi bernama GN-z11 ini diperkirakan berjarak 13,4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Objek ini diprediksi ada pada jarak teoretis pengamatan yang dapat dilakukan.

Untuk menemukan galaksi tersebut, para astronom mendorong kemampuan teleskop Hubble hingga batas maksimal kemampuannya. Awalnya, usaha ini dilakukan untuk menangkap kehadiran sekelompok bintang purba.

Namun karena terbatasnya kecepatan cahaya, gambar yang telah ditangkap itu dihasilkan hampir sembilan miliar tahun sebelum terbentuknya Bima Sakti. Ketika itu, alam semesta diperkirakan baru berusia 400 juta tahun. Para astronom memprediksi hanya ada 200 hingga 300 juta tahun setelah bintang pertama bersinar.

Para astronom itu percaya, galaksi ini memiliki massa setara satu miliar ukuran Matahari di Bima Sakti. Oleh sebab itu, GN-z11 diperkirakan mampu menghasilkan cukup banyak bintang. Bahkan, massa Bima Sakti diperkirakan hanya empat persen dari keseluruhan galaksi tersebut.

Penemuan galaksi ini dilakukan dengan mengukur pergeseran cahaya merah dari beberapa bintang. Dengan memperkirakan perkembangan alam semesta, objek yang berada jauh dari Bumi bergerak lebih cepat menjauhi Bumi ketimbang objek yang berada di dekat Bumi.

Berdasarkan pengukuran tersebut, para astronom memperkirakan jarak terjauh yang bisa dilihat adalah 13,2 miliar tahun cahaya dari Bumi. Awal galaksi ini diprediksi berada pada gugusan Ursa Major. Karena itu, penelitan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengetahui kondisi awal alam semesta, sekaligus memahami formasi astronomis yang membentuk alam semesta seperti saat ini.

(Dam/Why)